Dirjen Belmawa, Prof. Intan Ahmad, Hadiri Konferensi Internasional FT UNP 2017

Dirjen Belmawa, Prof. Intan Ahmad, Hadiri Konferensi Internasional FT UNP 2017
Kategori

Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang menggelar Konferensi Internasional dengan tema Pendidikan Teknik dan Kejuruaan dan pelatihan yang diikuti 200 peserta dari Universitas dalam dan luar negeri. Bertempat di lantai 4 Pusat Pelatihan Perhotelan UNP, sesi presentasi, Kamis (9/11) Internartional  Conference Technical and Vocational Education and Training (ICTVET) menghadirkan Prof. Intan Ahmad, Ph.D, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.  

Prof. Intan Ahmad, Ph.D menyatakan Sekolah kejuruan saat ini sangat dibutuhkan, karena Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi salah satu komponen yang patut dikembangkan dalam pendidikan di Indonesia. Menghadapi perdagangan bebas, ada tuntutan kebutuhan sumber daya manusia (SDM).Indonesia sebagai pemasok tenaga kerja yang cukup produktif di mata internasional,ikut bersaing dengan Negara lain. "Untuk memenuhinya, kesiapan kualitas makin ditingkatkan. Jalurnya juga dipersiapkan melalui sistem pendidikan yang disesuaikan untuk mampu mengatasi kebutuhan sumber daya manusia, ujar mantan Ketua Senat Akademik ITB itu.

Usai sesi Dirjen Belmawa Kemenristekdikti ini menyampaikan makalah, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Universitas Islam Negeri (UIN) Medan dengan UNP. Pihak UIN Medan dihadiri langsung oleh Rektor Prof. Dr. Saidurrahman, M. Ag, begitu pula dengan Rektor UNP, Prof Ganefri, Ph.D didampingi Wakil Rektor1,3 dan 4.
 
Pada kesempatan itu Dekan FT UNP, Dr Fahmi Rizal, M.Pd MT mengatakan tujuan konferensi internasional untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik dan kejuruan dan pelatihan. Nantinya peserta juga akan dibagi menjadi lima sesi paralel setiap harinya sampai Sabtu (11/11). Peserta berasal dari beberapa negara, yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam dan Indonesia.

"Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan, dan diskusi, bertukar informasi antara peneliti, akademisi, mahasiswa dan praktisi dibidang industri," imbuhnya.
Prof Ganefri, Phd, Rektor UNP mengungkapkan kegiatan Konferensi Internasional ini merupakan bagian dari upaya UNP untuk mencapai visi Universitas unggul di kawasan Asia Tenggara (Humas UNP)

fdsf

fdsf