Rombongan Studi Banding UNMUL Diskusi Terbatas bersama Dewan Pertimbangan Rektor UNP

Rombongan Studi Banding UNMUL  Diskusi Terbatas bersama Dewan Pertimbangan Rektor UNP
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

 Seiring dengan Akreditasi A yang di dapat Universitas Negeri Padang (UNP) serta tingginya usaha pimpinan UNP meningkatkan wawasan mahasiswa, maka salah satu perguruan tinggi negeri di Samarinda, Kalimantan Timur, Universitas Mulawarman memilih UNP untuk melakukan perjalanan studi banding.

"Proses menetapkan UNP sebagai universitas studi banding rombongan Dewan Pertimbangan UNMUL tidak salah pilih, karena Dewan Pertimbangan UNP telah bekerja maksimal untuk memberikan nasihat dan pertimbangan atas keputusan Rektor, sehingga akselerasi percepatan kemajuan UNP terdengar sampai ke Kaltim," ujar Dr Ir, Abdunnur, MSi, Wakil Rektor 2 UNMUL, dalam acara diskusi terbatas antara anggota Dewan Pertimbangan Rektor UNP dengan rombongan anggota Dewan Pertimbangan Rektor UNMUL    

Dr Ir, Abdunnur, MSi selaku ketua rombongan studi banding UNMUL, mengatakan Universitas dengan jumlah mahasiswa terbesar di Kalimantan Timur yang dipimpin Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si, mulai Mei 2017 lalu baru saja mendapatkan Akreditasi A yang sebelumnya dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sesuai dengan Surat Keputusan Nomor:239/SK/BAN-PT/Akred/PT/VII/2014 Tanggal 19 Juli 2014 berakreditasi B. Sementara itu, UNP sejak 29 Desember 2016 lalu, UNP telah memperoleh akreditasi dengan predikat A.

Selanjutnya dikatakan, rombongan studi banding UNMUL ke UNp sebagai bentuk apresiasi kepada Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD. "Dalam kunjungan ke UNP selaku pimpinan rombongan saya ucapkan terimakasih atas sambutan dengan meriah dan ramah, semoga tali silaturrahmi kita semakin erat.  "ujar Dr. Ir Abdunnur.

Sebelumnya, Wakil Rektor 2 UNP, Ir. Syahril, PhD ketika memberikan sambutan memaparkan sekilas tentang sejarah UNP, yang pada tahun 2011, UNP menjadi salah satu dari 28 Perguruan Tinggi Negeri lainnya yang dinobatkan sebagai 50 perguruan tinggi yang paling menjanjikan di Indonesia, atau 50 Promising Indonesian Universities oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti).

Dalam kesempatan itu, WR2 UNP langsung memoderatori diskusi terbatas dua lembaga dewan pertimbangan rektor itu. Dewan Pertimbangan Rektor UNP yang tampak hadir, Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, M.Ed, Prof. Ali Amran, M.Pd., MA, Ph.D.dan Prof. Dr. Mukhaiyar, M.Pd.

Sementara dari Dewan Pertimbangan Rektor UNMUL, Prof. Dr. Ir. Afif Ruchaemi, Prof. Dr. Helminuddin, Prof. Ratna Shanti, Prof. Dr. Sutadji dan Prof. Bahri Arifin

Kedua lembaga dewan pertimbang rektor itu saling bertukar pengalaman agar bisa menjadi referensi ataupun contoh untuk lebih meningkatkan pendidikan tinggi di Indonesia. Diskusi terbatas kedua lembaga dewan pertimbangan rektor itu, diakhiri dengan jamuan makan siang bersama, yang sebelumnya penutupan diakhiri dengan saling tukar cenderamata.
Sementara itu mengawali kunjungan rombongan studi banding UNMUL ke UNP, Senin (22/1) pagi, WR2 UNP, Syahril, PHd memperlihatkan Unit Layanan Terpadu (ULT) yang sudah eksis beraktivitas sebagai bagian dari peningkatan layanan informasi (Humas UNP)

Rombongan Studi Banding UNMUL  Diskusi Terbatas bersama Dewan Pertimbangan Rektor UNP