Jelang Kuliah Umum Perkembangan ASEAN, UNP Bakal Dirikan Pusat Kajian Indo-Pasifik

Jelang Kuliah Umum Perkembangan ASEAN, UNP Bakal Dirikan Pusat Kajian Indo-Pasifik
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Pertemuan Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri, PhD dengan salah seorang Direktur Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Dr Arifi Saiman, Jumat (31/8) mengawali kegiatan Kuliah Umum dengan tema Perkembangan ASEAN Perspektif Indonesia mengenai Indo Pasifik", yang akan berlangsung Sabtu (1/9).

Rektor UNP didampingi Wakil Rektor 4 menjelaskan, dalam rangka mewujudkan visi UNP menjadi salah satu universitas unggul di kawasan Asia Tenggara berbagai kegiatan perlu dilakukan, salah satunya Kuliah Umum yang membahas isu seputar Asean.

"Selain mendiskusikan kesuksesan dan kelancara Kuliah Umum yang akan berlangsung Sabtu (1/9) besok, pertemuan kami juga menyepakati gagasan agar UNP bakal punya Pusat Kajian Indo-Pasifik dimasa mendatang," ujar Rektor UNP, Prof Ganefri.

Direktur Kemenlu, Dr Arifi Saiman mendorong agar UNP mengambil langkah untuk berkontribusi membangun pendidikan dan kebudayaan, karena kawasan Indo Pasifik telah menjadi kawasan strategis dalam pembangunan ekonomi.

Sementara itu, Dr Arifi Saiman mengungkapkan, di tengah perubahan geo-politik dan geo-ekonomi serta dinamika di kawasan Indo-Pasifik, ASEAN harus terus berkontribusi dan berinovasi, serta terus berinteraksi dengan dunia guna tetap menunjukan sentralitasnya.

"Artinya para Kemenlu ASEAN dimasa mendatang perlu meningkatkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, nah kalau UNP punya Pusat Kajian khusus tentang hal ini tentu memudah UNP lebih dikenal dinegara-negara Pasifik lainya," ujar Arifi. (Humas UNP)

Jelang Kuliah Umum Perkembangan ASEAN, UNP Bakal Dirikan Pusat Kajian Indo-Pasifik

Pertemuan Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri, PhD dengan salah seorang Direktur Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Dr Arifi Saiman, Jumat (31/8) mengawali kegiatan Kuliah Umum dengan tema Perkembangan ASEAN Perspektif Indonesia mengenai Indo Pasifik", yang akan berlangsung Sabtu (1/9).

Rektor UNP didampingi Wakil Rektor 4 menjelaskan, dalam rangka mewujudkan visi UNP menjadi salah satu universitas unggul di kawasan Asia Tenggara berbagai kegiatan perlu dilakukan, salah satunya Kuliah Umum yang membahas isu seputar Asean.

AA

"Selain mendiskusikan kesuksesan dan kelancara Kuliah Umum yang akan berlangsung Sabtu (1/9) besok, pertemuan kami juga menyepakati gagasan agar UNP bakal punya Pusat Kajian Indo-Pasifik dimasa mendatang," ujar Rektor UNP, Prof Ganefri.

Direktur Kemenlu, Dr Arifi Saiman mendorong agar UNP mengambil langkah untuk berkontribusi membangun pendidikan dan kebudayaan, karena kawasan Indo Pasifik telah menjadi kawasan strategis dalam pembangunan ekonomi.

Sementara itu, Dr Arifi Saiman mengungkapkan, di tengah perubahan geo-politik dan geo-ekonomi serta dinamika di kawasan Indo-Pasifik, ASEAN harus terus berkontribusi dan berinovasi, serta terus berinteraksi dengan dunia guna tetap menunjukan sentralitasnya.

"Artinya para Kemenlu ASEAN dimasa mendatang perlu meningkatkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, nah kalau UNP punya Pusat Kajian khusus tentang hal ini tentu memudah UNP lebih dikenal dinegara-negara Pasifik lainya," ujar Arifi. (Humas UNP)