Menwa MB UNP Gelar Seminar Nasional, Mahasiswa Jangan Ikut-ikutan Sebarkan Berita Hoax

Menwa MB UNP Gelar Seminar Nasional, Mahasiswa Jangan Ikut-ikutan Sebarkan Berita Hoax
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Penyebaran berita bohong atau hoax kian marak di media sosial. Bahkan karena meresahkan masyarakat sudah ada yang berdampak hukum, sebagai mahasiswa yang tengah menuntut ilmu harus selektif menyebarkan informasi.

Wakil Rektor 3 Universitas Negeri Padang, Prof Ardipal saat membuka seminar nasional dengan tema Stabilizers in Academics di Era Pergantian Pemimpin Negara, mengatakan diantara mahasiswa UNP mungkin ada yang ikut-ikutan  dalam penyebaran berita bohong.

a

"Mestinya mahasiswa UNP lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi tantangan besar yang terjadi era Revolusi Industri 4.0 yang terjadi saat ini. Karena perubahan pola baru ini membawa dampak terciptanya jabatan dan keterampilan kerja baru dan hilangnya beberapa jabatan lama. Jadi mahasiswa UNP jangan ikut-ikutan ya," ujarnya, di Ruang Serba Guna FT UNP.

Ditambahkannya, tantangan mahasiswa UNP harus siap menghadapi pola kerja baru yang tercipta dalam  revolusi 4.0. Satu faktor yang penting adalah ketrampilan dan kompetensi yang harus tetap secara konsisten ditingkatkan.

Komandan Menwa Pagaruyung Batalyon 102 Maha Bakhti/UNP, Muhammad Ridho mengatakan tahun 2018 hingga 2019 bakal banyak diisi oleh peristiwa-peristiwa politik yang sukses mencuri perhatian. Salah satunya adalah pergantian pemimpin, mulai dari pemimpin negara, pemilihan anggota DPRD hingga DPR-Ri di berbagai daerah.

"Dengan adanya seminar nasional ini paling tidak penguatan kesadaran belanegara terus dipelihara," ujar M Ridho.

Berdasarkan laporan Dansatgas Menwa Batalyon 102 MB/UNP, Ilham Aulia Qurani, nara sumber dalam seminar nasional ini diantaranya adalah Nazwir, Kepala BadanKesbanglinmas Provinsi Sumbar, Nazwir. Turut hadir utusan Danlatamal, Dandrem dan Danyon 133 Yudha Sakti serta utusan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia. (Humas UNP)