Jelang PIMNas Ke-31 Tahun 2018, 180 Dosen Pembimbing Ikuti Workshop PKM

Jelang PIMNas Ke-31 Tahun 2018, 180 Dosen Pembimbing Ikuti Workshop PKM
Kategori

Untuk meningkatkan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa Universitas Negeri Padang dalam mengikuti kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNas) ke--31 Tahun 2018 mendatang, Bidang Kemahasiswaan UNP menggelar Workshop di Ruang Serba Guna Fakultas Teknik UNP.

Wakil Rektor 3 UNP, Prof. Dr. Ardipal, M.Pd mengatakan tahun 2017 lalu mahasiswa UNP tidak ada yang lolos mengikuti PIMNas guna mendorong kreativitas mahasiswa di delapan fakultas selingkungan UNP perlu digelar workshop di 5 bidang.

"Semangat kompetisi ilmiah dikalangan mahasiswa UNP mesti digairahkan kembali. 180 dosen pembimbing dan Wakil Dekan 3 selingkungan UNP yang mengikuti workshop ini harus mampu mendorong mahasiswa mampu berkreativitas dalam pembuatan proposal PKM," ujar WR3 UNP, Prof. Dr. Ardipal, M.Pd, dalam sambutannya pada pembukaan Workshop PKM di 5 Bidang itu.

Adapun PKM 5 bidang itu adalah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penelitian,Kewirausahaan,Pengabdian kepada Masyarakat, Penerapan Teknologi dan Karsa Cipta.

Prof. Dr. Ardipal, M.Pd menambahkan PIMNas adalah satu indikator dalam penilaian akreditasi perguruan tinggi. UNP berada dalam klaster ke-2 dengan target 425 proposal mesti lolos seleksi untuk mengikuti PIMNas Tahun 2018.

"Dengan 20 dosen pembimbing dari 8 fakultas yang ada di UNP ini, saya harapkan mampu mendidik dan melatih mahasiswa dalam proses pembuatan proposal PKM," harap Prof. Dr. Ardipal, M.Pd.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Dr. Hasan Maksum, MT melaporkan Workshop PKM 5 bidang itu bertujuan memberikan motivasi dan berbagi pengalaman. Untuk itu pihaknya menghadirkan pemateri Prof. Dr. Dahelmi, salah seorang reviewer PKM dan Juri PIMNas.

Prof. Dr. Dahelmi dalam pemaparannya mengungkapkan PKM secara umum bertujuan untuk meningkatkan iklim akademik yang kreatif, inovatif, visioner, solutif dan mandiri.

"Teori tentang segala ilmu pengetahuan memang sangat penting untuk dipelajari, namun sangat perlu untuk menggali solusi yang aplikatif. Banyak sekali proposal – proposal yang memiliki tema aplikatif yang lolos ke PIMNAS," ujar Prof Dr Dahelmi yang akrab disapa Dahel itu. (Humas UNP)

dasd

dfsd