Student Program Mobility UUM Ke FE UNP, Isu MEA dan Revolusi Industri 4.0 Dibahas Mahasiswa

Studen Program Mobility UUM Ke FE UNP, Isu MEA dan Revolusi Industri 4.0 Dibahas Mahasiswa
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Sebagai mahasiswa perlu berjejaring dengan kampus lain. Salah satu caranya adalah aktif mendatangi kampus lain. Kamis (16/8) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (FE UNP) didatangi sebanyak tiga puluh mahasiswa Universitas Utara Malaysia ((UUM) di Aula Prof Kamaluddin FE UNP.

Dekan FE UNP, Dr Idris dalam rangka mengawali kunjungan dosen dan mahasiswa UUM yang bertitel iven Profgram tentative Non Credit Mobility to Padang mengatakan UUM sudah melaksanakan kerjasama dengan FE UNP sejak tahun 2006 lalu, tentu dengan adanya program ini mahasiswa dapat memacu teman-temannya yang lain untuk berkeinginan mengikuti kegiatan ini dan juga memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang diknjungi dan bagi mahasiswa yang mengikuti program diharapkkan ada perubahan yang lebih baik setelah mengikuti program ini.

"Bagi FE UNP ini adalah rangkaian program duel degree, mahasiswa FE UNP yang mengambil duel degree juga mengikuti perkuliahan di luar negeri, salah satunya ke Malaysia, jadi FE UNP dengan UUM sudah agenda tahunan juga," ujar Dr Idris dalam sambutannya.

dfg

Sementara itu pihak UUM, Dr Mohammad Nizam Sarkawi mengungkapkan peserta student mobility program adalah mahasiswa yang fokus pada School of Business Management (SBM) dan College of Business (COB). Bagi pihaknya, Program Student Mobility merupakan sebuah program penyampaian materi mata kuliah dalam bahasa Inggris, kegiatan selama di UNP akan berakhir Senin (20/8).

Pada pembukaan acara yang dikemas Lecture’s Talk, Sharing Session, SME Visit, Sosial Responbility serta Cultural Night didaulat Wakil Rektor 1, Prof Yunia Wardi untuk membuka kegiatan.

sd

Prof Yunia Wardi dalam sambutannya memaparkan banyak manfaat yang bisa didapat oleh mahasiswa yang mengikuti Student Mobility Program ini, baik mahasiswa yang berkunjung maupun mahasiswa yang menerima. Diantaranya para mahasiswa bisa meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa inggris mereka. Sehingga mahasiswa tersebut dapat lebih mudah beradaptasi dengan dunia internasional. Apalagi ketika mahasiswa tersebut lulus, mereka juga sudah berhadapan dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mengharuskan dunia kerja mampu berkomunikasi seacra baik dengan dunia internasional. (Humas UNP)