Pusat Kajian Halal UNP adakan Halal Class bahas Titik Kritis pada Pengolahan Makanan, Obat-Obatan dan Kosmetik

Pusat Kajian Halal UNP adakan Halal Class bahas Titik Kritis pada Pengolahan Makanan, Obat-Obatan dan Kosmetik.
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Bagian-bagian tubuh babi ternyata sangat luas digunakan orang, sebagai bahan baku industri dengan jenis pemanfaatan berbeda yang jumlahnya tidak terbayangkan. Lemak babi digunakan dalam pangsit, sosis, kosmetik, penyedap, falvor, margarin, dan sebagainya. Dagingnya digunakan dalam shorteninng, penyedap, burger, ham. Kulitnya digunakan kolagen. Tulangnya untuk karbon aktif. Gelatin babi untuk emulsi, jeli, cangkang kapsul, permen, dll. Bulu babi dipakai untuk kuas dan sistein. Jeroan babi lebih luas lagi seperti untuk kerupuk, porcine, rennin, insulin, dan kosemtik.

"Demikian luasnya pemakaian tubuh babi sehingga harus menjadi perhatian serius harus bagi konsumen muslim baik dalam hal makanan, pakaian, kosmetik, perangkat rumah, dan obat-obatan agar terhindar dari kontaminasi zat haram", demikian disampaikan oleh bu Dina Sudjana dari Halal Center Salman ITB Bandung dalam Halal Class sesi 1 yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Halal UNP, Senin, 17 September 2018 di ruang sidang senat lama UNP.

Halal Class adalah kelas kuliah gratis dan terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Halal UNP selama 16 kali pertemuan setiap 2 pekan. Topik yang disajikan adalah seputar tema halal yang menarik dan hangat. "Halal Class perdana sesi 1 ini dihadiri oleh 100 peserta terdiri dari Dosen, Mahasiswa dan warga umum dengan topik Titik Kritis pada Pengolahan Makanan, Obat-Obatan dan Kosmetik", Ungkap Pengurus PKH UNP Prof. Dr. Anni Faridah yang memoderatori acara. (Humas UNP)