Berita

Dosen Teknik Pertambangan UNP Raih Gelar Ph.D dengan Riset Material Backfilling Tambang di King Abdulaziz University

Sabtu, 16 Mei 2026 Humas UNP - Siti Sarah 107

Padang — Dosen Departemen Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang (UNP), Ir. Ardhymanto Am Tanjung, berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) di bidang Mining Engineering dari King Abdulaziz University, Arab Saudi. Capaian tersebut menjadi kontribusi penting bagi pengembangan riset pertambangan berkelanjutan, khususnya pada praktik pertambangan bawah tanah.

“Atas capaian ini, Alhamdulillah, segala puji dan syukur kepada Allah atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan kemudahan yang diberikan hingga saya dapat menyelesaikan studi PhD di bidang Pertambangan di King Abdulaziz University, Saudi Arabia,” ungkap Ardhymanto saat dihubungi Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis melalui pesan Whatsapp, Sabtu (16/5/2026).

Dalam riset doktoralnya, Ardhymanto mengangkat topik pengembangan material alternatif pengganti semen konvensional untuk kebutuhan material backfilling pada tambang bawah tanah. Penelitian tersebut sejalan dengan visi pembangunan Saudi Vision 2030, di mana sektor pertambangan menjadi salah satu pilar utama pengembangan ekonomi negara tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dalam praktik pertambangan bawah tanah, terdapat banyak material buangan atau waste material hasil proses penambangan yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai material backfilling guna meningkatkan kestabilan area kosong akibat ekskavasi tambang. Namun, penggunaan semen OPC sebagai bahan pengikat masih menjadi tantangan karena biaya produksi yang tinggi serta dampaknya terhadap peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂).

“Riset ini menawarkan solusi melalui pengembangan material alternatif pengganti semen konvensional dengan memanfaatkan material yang berlimpah di Saudi Arabia, tetapi belum dieksplorasi secara optimal untuk kebutuhan industri pertambangan,” ujarnya.

Lebih dari satu tahun, penelitian tersebut dilakukan secara konsisten dengan pendekatan multidisiplin yang melibatkan bidang mineral processing, mekanika batuan, hingga ilmu material. Hasil penelitian itu dinilai mampu memberikan fondasi bagi pengembangan material pengikat alternatif yang lebih sustainable untuk praktik pertambangan bawah tanah, khususnya di Arab Saudi.

Dari penelitian tersebut, Ardhymanto juga berhasil menghasilkan dua artikel ilmiah pada jurnal Q1 terindeks Scopus. Seluruh biaya publikasi artikel atau Article Processing Charge (APC) didanai penuh oleh Endowment/WAQF King Abdulaziz University.

“Semoga riset ini membawa manfaat bagi banyak orang,” tuturnya.

Capaian akademik ini sekaligus memperkuat kontribusi dosen UNP dalam pengembangan riset internasional dan inovasi di bidang pertambangan berkelanjutan.

 Riset tersebut juga mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure), SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production), serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action). (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)

Share:

SDGs4-quality education

The more that you read, the more things you will know, the more that you learn, the more places you’ll go.”– Dr. Seuss
Author :
Humas UNP - Siti Sarah