UNP Gelar Seminar Pencegahan Kekerasan untuk Ciptakan Lingkungan Kampus yang Aman

Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si (Tengah), Wakil Rektor Bidang Keuangan, Umum, dan Usaha, Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc., (Kiri) dan Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) UNP, Dr. Fatmariza, M.Hum.,(Kanan) memberikan laporan kegiatan seminar (Foto: Eca/ Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)

Padang– Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Seminar Kampus Aman dan Bebas Kekerasan sebagai upaya memperkuat kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi serta menciptakan suasana kampus yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika, di Ruang Sidang Senat UNP Lantai 4, Kamis (18/6).

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam membangun sistem pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor UNP yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Umum, dan Usaha, Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampus yang aman tidak hanya terbebas dari tindak kriminal, tetapi juga dari berbagai bentuk kekerasan yang dapat mengganggu kondisi fisik maupun psikologis warga kampus.

Menurutnya, kekerasan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti kekerasan fisik, verbal, visual, maupun bentuk lainnya yang berpotensi menghambat terciptanya lingkungan akademik yang sehat. Oleh karena itu, seluruh perguruan tinggi, termasuk UNP, perlu terus memperkuat upaya pencegahan agar seluruh sivitas akademika dapat menjalankan aktivitas akademik dengan aman dan nyaman.

“Melalui seminar ini diharapkan dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi. Pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi UNP untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan bagi seluruh warga kampus,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) UNP, Dr. Fatmariza, M.Hum., mengatakan bahwa seminar ini merupakan salah satu langkah strategis UNP dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Seminar ini sebagai upaya untuk memperkuat implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi guna mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 11, sekaligus memenuhi indikator penilaian akreditasi institusi maupun program studi.

“Melalui seminar ini, kami berharap seluruh sivitas akademika semakin memahami pentingnya membangun budaya kampus yang menghormati hak, martabat, dan keamanan setiap individu sehingga tercipta lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan kondusif,” katanya.

Seminar ini dihadiri oleh Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur Direktorat, Ketua Program Studi, serta unsur pimpinan dilingkugan UNP. (Sar/ Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP)

#UNP #universitasnegeripadang #sdgs4 #sdgs16 #alamtakambangjadiguru #satgasppkunp