humas@unp.ac.id

PADANG – Sebanyak 50 mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan kunjungan industri ke PT Ajinomoto Benhard Malaysia pada 15 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik Human Resource Development (HRD) secara langsung di lingkungan industri internasional.
Kunjungan yang didampingi dosen pembimbing Dr. Miftahul Fikri, M.Pd. tersebut menjadi bagian dari program pembelajaran luar kampus yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pengelolaan sumber daya manusia di dunia kerja.
Pimpinan Departemen Bimbingan dan Konseling FIP UNP, Dr. Zadrian Ardi, M.Pd., Kons., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani antara Prodi BK FIP UNP dan PT Ajinomoto.
“Kunjungan hari ini adalah bukti nyata bahwa perjanjian kerja sama yang telah dibangun bersama benar-benar diimplementasikan secara serius dan konsisten. Kami berkomitmen setiap pasal dalam perjanjian tersebut diwujudkan dalam program-program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan kemajuan prodi,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sistem pengelolaan sumber daya manusia yang diterapkan Ajinomoto Malaysia, termasuk filosofi kerja Kaizen yang menekankan perbaikan berkelanjutan, sistem evaluasi kinerja berbasis Key Performance Indicator (KPI) dan umpan balik 360 derajat, serta berbagai program kesejahteraan karyawan.
Tim HRD Ajinomoto Malaysia juga memaparkan proses rekrutmen perusahaan yang meliputi seleksi administrasi, tes kemampuan kognitif dan psikometri, wawancara panel, hingga assessment center untuk posisi tertentu. Selain itu, perusahaan memiliki program khusus bagi lulusan baru melalui Graduate Trainee Programme (GTP) yang bertujuan menyiapkan talenta muda menjadi pemimpin masa depan perusahaan.

Kegiatan ini semakin mempertegas keterkaitan antara ilmu Bimbingan dan Konseling dengan praktik pengembangan sumber daya manusia di dunia industri. Kompetensi yang dipelajari mahasiswa, seperti teknik wawancara, pemahaman psikologi individu, analisis kepribadian, serta kemampuan komunikasi dan fasilitasi, dinilai relevan dengan kebutuhan bidang HRD modern.
Manajer HRD Ajinomoto Malaysia menyebutkan bahwa perusahaan membutuhkan individu yang memiliki kemampuan interpersonal, empati, serta keterampilan memahami dinamika psikologis karyawan dalam mendukung pengembangan organisasi.

Selain menambah wawasan mengenai dunia kerja, kunjungan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan tim HRD Ajinomoto Malaysia yang membahas berbagai isu pengelolaan SDM, mulai dari tantangan era digital, strategi retensi karyawan, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses rekrutmen. (BK FIP UNP)










