humas@unp.ac.id

Nilai, Malaysia – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan komitmen awal (Letter of Intent/Initial Commitment) bersama Fakultas Kepimpinan dan Pengurusan (FKP), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), pada 21 Juli 2026 di Kampus FKP USIM, Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis kedua institusi dalam membangun kolaborasi akademik berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, penguatan reputasi akademik internasional, serta percepatan pencapaian World Class University (WCU).
Delegasi FIP UNP dipimpin oleh Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons., selaku Dekan FIP UNP, didampingi Prof. Dr. Yeni Karneli, M.Pd., Kons. (Koordinator Program Studi Magister dan Doktor Bimbingan dan Konseling), Dr. Rezki Hariko, M.Pd., Kons., serta Dr. Miftahul Fikri, M.Pd.

Sementara itu, delegasi FKP USIM dipimpin oleh Prof. Madya Dr. Mohd Rushdan Mohd Jailani, Dekan FKP USIM, bersama Dr. Kartini Kamaruzzaman (Deputy Dean Academic and International), Prof. Madya Dr. Amin Al Haadi Shafie (SPADA Coordinator), Dr. Ibrahim Fahad Sulaiman (Graduate Coordinator), Dr. Nurhanisah Senin (International Coordinator), serta sejumlah pensyarah FKP USIM.
Dalam sambutannya, Dekan FIP UNP, Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons., menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar membangun hubungan kelembagaan, tetapi merupakan investasi akademik jangka panjang untuk menghasilkan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih berkualitas, inovatif, dan berdaya saing global.

“Kami ingin membangun kolaborasi yang tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi menghasilkan program-program nyata yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Kemitraan ini diharapkan menjadi salah satu pengungkit internasionalisasi FIP UNP sekaligus memperkuat kontribusi kedua institusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.
Dalam diskusi, kedua belah pihak menyepakati penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) dan Letter of Agreement (LoA) sebagai landasan implementasi berbagai program kolaboratif pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus awal kerja sama diarahkan pada Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Administrasi Pendidikan/Manajemen Pendidikan, serta Pendidikan Nonformal (PNF).
Selain itu, pertemuan juga menghasilkan komitmen untuk mengembangkan kurikulum bersama bagi Program Magister Bimbingan dan Konseling serta Program Magister Administrasi Pendidikan/Manajemen Pendidikan melalui pendekatan curriculum mapping, pertukaran kepakaran, pengembangan mata kuliah bersama, serta peluang penyelenggaraan program dual degree dan credit transfer pada masa mendatang. Agenda ini selaras dengan roadmap pengembangan kerja sama akademik USIM–UNP periode 2026–2029, yang mencakup pembentukan Joint Working Committee, penyusunan kurikulum bersama, mobilitas dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, publikasi internasional bersama, pengembangan program SPADA, hingga implementasi program dual degree.
Salah satu pembahasan strategis dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan Program Magister Bimbingan dan Konseling melalui penguatan konsentrasi Prevention Science, kesehatan mental, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis komunitas dengan memanfaatkan pengalaman USIM dalam pengembangan Program SPADA (Substance Abuse Prevention). Kedua institusi juga mendiskusikan peluang pengembangan riset lintas negara yang berfokus pada kesehatan mental, kesejahteraan masyarakat, serta pendidikan berbasis bukti (evidence-based education).
Dekan FKP USIM, Prof. Madya Dr. Mohd Rushdan Mohd Jailani, menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai bahwa kerja sama ini memiliki potensi besar untuk menjadi model kolaborasi akademik regional yang mampu memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Malaysia dan Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, kedua institusi menyusun roadmap implementasi yang jelas, dimulai dari pembentukan tim kerja bersama, penyelarasan kurikulum, pelaksanaan mobilitas akademik, penyelenggaraan penelitian dan publikasi bersama, pengajuan hibah internasional, hingga pengembangan program akademik bersama yang diharapkan dapat mulai diimplementasikan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Roadmap tersebut juga memuat target capaian berupa kurikulum bersama, penguatan mobilitas, peningkatan publikasi internasional, hingga pelaksanaan program dual degree setelah memperoleh persetujuan akademik dan akreditasi yang diperlukan.
Kolaborasi FIP UNP dan FKP USIM ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan reputasi akademik kedua perguruan tinggi di tingkat internasional, memperluas jejaring riset global, serta memperkuat indikator internasionalisasi yang mendukung pencapaian World Class University.
Di sisi lain, kemitraan ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi dan pengembangan kurikulum inovatif; SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan kajian kesehatan mental dan pencegahan penyalahgunaan narkoba; SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan tata kelola dan kolaborasi kelembagaan; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan kemitraan internasional yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (FIP UNP)
