humas@unp.ac.id

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Sekolah Vokasi mengambil bagian dalam penyelenggaraan Padang International Animation and Game Expo (PIAGEX) 2026 sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan satuan pendidikan dalam membangun ekosistem talenta digital.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth City Center, Padang, Minggu (26/7/2026), menjadi wadah pengembangan animasi, gim, dan industri kreatif digital sekaligus mendukung implementasi pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di sekolah.

Direktur Sekolah Vokasi UNP, Dr. Yudi Antomi, M.Si., mengatakan keterlibatan UNP dalam PIAGEX merupakan wujud komitmen perguruan tinggi untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah, industri, dan sekolah dalam membangun ekosistem talenta digital yang berkelanjutan.
Menurutnya, salah satu kontribusi nyata UNP dilakukan melalui mahasiswa Program Studi Animasi yang selama beberapa bulan terakhir mendampingi siswa SMP di Kota Padang sebagai mentor. Bersama guru TIK, para mahasiswa mengenalkan proses pengembangan gim hingga para siswa mampu menghasilkan karya yang kemudian dipresentasikan dan dikompetisikan pada PIAGEX 2026.

“Program ini merupakan implementasi konsep Kampus Berdampak yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Pengembangan ekosistem industri kreatif digital memerlukan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Harian Dewan Pengarah PIAGEX, Prof. James Hellyward, menilai PIAGEX menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem industri kreatif digital yang kuat di Kota Padang. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk berprestasi hingga tingkat global.
Sementara itu, Ketua Panitia PIAGEX 2026, Bayu Ramadhani Fajri, M.Ds., melaporkan bahwa ajang ini menghadirkan tujuh cabang lomba yang diikuti lebih dari 450 peserta dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia, di antaranya Game Development tingkat SMP, EduGame Development untuk guru, Animasi Pendek, Lomba Maskot Padang Gastronomy City, dan Live Coding Block Game. Selain kompetisi, PIAGEX juga menghadirkan 69 stan pameran yang menampilkan karya komunitas, institusi pendidikan, serta pelaku industri kreatif.

PIAGEX merupakan pengembangan dari program Padang Buek Game yang kini diperluas menjadi wadah pengembangan talenta industri kreatif digital. Ajang ini juga menjadi salah satu langkah awal implementasi program “Dari Kelas Menuju Kota Cerdas” melalui penguatan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di sekolah.
Dalam sesi evaluasi, para guru dan kepala sekolah berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut, termasuk melalui pendampingan berkelanjutan dari UNP dalam mendukung implementasi Kelas Digital Kota Padang serta pengembangan talenta digital sejak jenjang sekolah dasar.
SDGs: Berita ini mendukung SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure/Industri, Inovasi dan Infrastruktur), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth/Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)
