humas@unp.ac.id

Padang – Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar acara Penyerahan Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan (SP3MK) sebagai tanda dimulainya kerja sama dengan Pertamina Geothermal Energy, Tbk (PGE), Rabu (2/9), di Ruang Sidang Dekan FT Lantai 2. Kegiatan ini menandai babak baru kolaborasi antara Program Studi Teknik Geologi Fakultas Teknik UNP dengan PGE dalam bidang eksplorasi dan pengembangan energi geotermal.
Acara turut dihadiri oleh Wakil Rektor III, Dekan FT, Wakil Dekan I FT, Kepala Departemen Pertambangan, Kepala Kantor Protokoler, Koordinator Program Studi Teknik Geologi, Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT. Pertamina Geothermal Energy, Tbk (PGE), Kepala Subdirektorat Kerja Sama, serta Manajer Eksplorasi dan Pengembangan PT. PGE.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UNP, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anwar, MT, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Fakultas Teknik, khususnya Departemen Pertambangan, untuk melaksanakan proyek ini. Ia menegaskan bahwa secara finansial, FT dan UNP siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan kerja sama tersebut.
Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Inovasi, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., mewakili Rektor UNP. Ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan pihak industri. “Kami sangat berterima kasih sudah bekerja sama dengan FT. UNP mungkin tidak bisa menghadapi tantangan bila bekerja sendiri, tetapi dengan adanya kerja sama industri akan semakin mudah menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada di masyarakat. Dengan adanya kerja sama tentu membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk bisa melakukan penelitian-penelitian relevan yang dibutuhkan industri dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT. Pertamina Geothermal Energy, Tbk, Edwil Suzandi, menyampaikan bahwa ini merupakan kali pertama PT. PGE memasuki bisnis geothermal di Sumatera Barat. Ia menjelaskan bahwa panas bumi diharapkan dapat menjadi salah satu base load untuk mengisi kekosongan energi yang ada. “Geotermal bukan untuk mengganti energi fosil, tetapi mengisi kekosongan energi. Kami melihat geotermal sebagai energi masa depan,” ungkapnya. Proyek eksplorasi dan pengembangan geotermal ini akan berlokasi di kawasan Cubadak, Panti, Pasaman Timur.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan SP3MK sebagai simbol resmi dimulainya kerja sama antara Program Studi Teknik Geologi FT UNP dan PT. Pertamina Geothermal Energy.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan, serta membuka ruang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa Teknik Geologi UNP untuk berkontribusi langsung dalam bidang penelitian, magang berdampak, praktisi mengajar, dan pengembangan sumber daya manusia bersama Pertamina Geothermal Energy.
Langkah kolaboratif ini sejalan dengan komitmen UNP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), sebagai wujud sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menjawab tantangan energi nasional. (ab/KKPS) 


