Ikut Serta dalam Delegasi Padang Juara ke China, UNP Tawarkan Kolaborasi Internasional di Qingyuan Campus

Rektor UNP saat mempresentasikan peluang kerjasama internasional UNP di Guangdong Construction Vocational Technology Institute (Qingyuan Campus), China, Senin (6/7/2026). (Foto: Haris Satria)
Rektor UNP saat mempresentasikan peluang kerjasama internasional UNP di Guangdong Construction Vocational Technology Institute (Qingyuan Campus), China, Senin (6/7/2026). (Foto: Haris Satria)

Guangzhou, China – Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui kunjungan ke Guangdong Construction Vocational Technology Institute (Qingyuan Campus), China, Senin (6/7/2026). Dalam forum itu Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., mempresentasikan berbagai peluang kolaborasi akademik sekaligus menegaskan komitmen UNP dalam mendukung Program Padang Juara melalui skema dual degree.

Dalam presentasinya, Rektor memperkenalkan UNP sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang berhasil menempati peringkat ke-34 dunia pada indikator SDGs 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Capaian tersebut menjadi modal penting UNP dalam memperluas kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi di China.

Krismadinata menyampaikan bahwa UNP membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari joint research, penyelenggaraan program akademik bersama, pengabdian kepada masyarakat bertaraf internasional, hingga pengembangan talenta mahasiswa dan dosen.

Rektor juga menegaskan komitmen UNP dalam menyukseskan Program Padang Juara yang diinisiasi Pemerintah Kota Padang melalui pengembangan program dual degree. Pada tahun ini, sebanyak 16 penerima Beasiswa Padang Juara menempuh pendidikan di UNP sebelum melanjutkan studi selama dua tahun di sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Guangdong, yakni Guangdong Food and Drug Vocational College, Foshan Polytechnic, dan Guangdong Songshan Polytechnic.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi global sekaligus memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan China.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor UNP didampingi Senior Eksekutif UNP Prof. Ganefri, Ph.D., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Perengki Susanto, M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Fakultas Teknik Dr. Elfizon, M.Pd.T., Kepala Departemen Teknik Otomotif Wawan Purwanto, Ph.D., serta Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis Dr. Haris Satria.

Kegiatan berlangsung di Guangdong Construction Vocational Technology Institute (Qingyuan Campus) dan diawali dengan pertunjukan seni Barongsai sebagai bentuk penyambutan kepada delegasi Indonesia. Acara dibuka oleh Party Secretary Guangdong Construction Vocational Technology Institute, Mr. Li Guozhang, serta dihadiri Chief Inspector of the Department of Education of Guangdong Province, Mr. Xu Shimin.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Delegasi Padang Juara bersama Wali Kota Padang, Fadly Amran, ke Guangzhou dalam rangka memperkuat kerja sama bidang pendidikan, khususnya pengembangan Beasiswa Padang Juara.

Program yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Padang itu berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian beasiswa luar negeri. Pada tahun ini, sebanyak 60 warga Kota Padang memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di China.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Oki Earlivan Sampurno, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Padang yang menggandeng perguruan tinggi di Kota Padang, termasuk UNP, dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

“Investasi besar bukanlah bangunan, tetapi investasi terbesar itu ada pada manusia, karena saat kita membangun manusia berarti kita sedang membangun masa depan,” ujarnya. Ia juga berharap kolaborasi Indonesia dan China di bidang pendidikan terus diperkuat demi melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

Selain Rektor UNP, forum presentasi juga diikuti pimpinan Politeknik Negeri Padang, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, dan STTIND. Sementara dari China hadir pimpinan delapan perguruan tinggi yang memaparkan peluang kerja sama dengan perguruan tinggi Indonesia.

Kontribusi terhadap SDGs: Kegiatan ini mendukung SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kerja sama akademik internasional dan peningkatan akses pendidikan global, serta SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi Indonesia dan China. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)