humas@unp.ac.id

Tangerang – Universitas Negeri Padang (UNP) mengikuti Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang diselenggarakan pada 22–25 Juni 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Jakarta, Indonesia. Keikutsertaan UNP dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), meningkatkan reputasi internasional, serta mendukung pengembangan program Kampus Berdampak.
Kehadiran UNP dalam kegiatan ini dipimpin langsung Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si., didampingi Ir. Dwi Sudarno Putra, S.T., M.T., Ph.D. dari Direktorat Kerja Sama, Reputasi, dan Internasionalisasi, Dr. Nofi Yendri Sudiar, S.Si., M.Si. dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Dr. Haris Satria, M.Sn. yang merupakan Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP sekaligus mewakili SDGs Center UNP.
Haris Satria dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2026) mengatakan bahwa GSDC 2026 mengusung tema “Collective Action for a Sustainable Future”. Kongres ini diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta, menghadirkan lebih dari 500 pembicara, 200 exhibitor, dan perwakilan dari lebih 100 negara.
“GSDC merupakan kongres pembangunan berkelanjutan global yang mempertemukan kalangan pendidikan tinggi, penelitian, dunia usaha, dan pemerintah untuk mempercepat transformasi menuju pembangunan berkelanjutan. Forum ini menjadi wadah penting untuk membangun kolaborasi dan berbagi praktik baik dalam mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Haris.

Menurut Haris, selama kegiatan berlangsung delegasi UNP mengikuti berbagai rangkaian agenda, mulai dari sesi pertemuan tingkat tinggi, diskusi strategis, hingga lokakarya interaktif yang menghubungkan sektor industri, kebijakan, dan perguruan tinggi. Selain itu, UNP juga hadir melalui booth pameran sebagai sarana memperkuat reputasi universitas di tingkat internasional.
“Booth UNP menjadi media untuk memperkenalkan berbagai capaian dan program unggulan universitas kepada peserta dari berbagai negara. Selain itu, terdapat sejumlah peluang kerja sama potensial yang dijajaki dengan perguruan tinggi dan institusi lain yang turut hadir dalam kongres ini,” katanya.

Haris menambahkan, partisipasi UNP dalam GSDC 2026 sejalan dengan capaian universitas dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026 yang menempatkan UNP pada kelompok peringkat 601–800 perguruan tinggi dunia serta peringkat 34 dunia pada kategori SDG 4 (Quality Education).
“Pencapaian tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam mendukung implementasi SDGs dan pengembangan Kampus Berdampak. Karena itu, kehadiran UNP di GSDC menjadi momentum untuk memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan kontribusi kampus terhadap agenda pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang sama, Wali Kota Padang Fadly Amran yang hadir sebagai pembicara pada sesi “Sustainable Cities in a Changing Climate: Navigating Extreme Weather and Building Resilience” turut memberikan apresiasi terhadap perguruan tinggi asal Sumatera Barat, khususnya UNP. Menurutnya, capaian UNP sebagai peringkat 34 dunia pada bidang pendidikan menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
“Pencapaian tersebut membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan kolaborasi dapat menghasilkan dampak nyata. Seperti filosofi Minangkabau, basamo mako manjadi, bersama-sama kita dapat mencapai tujuan yang lebih besar,” katanya.
Haris juga berharap keikutsertaan UNP dalam GSDC 2026 dapat menjadi momentum untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat SDGs Center, serta mengembangkan berbagai program Kampus Berdampak yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengalaman dan jejaring yang diperoleh selama mengikuti kongres ini diharapkan dapat mendukung pengembangan SDGs dan Kampus Berdampak di UNP sehingga semakin berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global,” tutupnya. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)
