UNP Latih 70 Guru IPS Kota Padang Kembangkan Pembelajaran Deep Learning dan STEM

PADANG — Sebanyak 70 guru IPS SMP/MTs se-Kota Padang mendapat pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan pembelajaran berbasis Deep Learning dan STEM di SMPN 30 Padang, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) dengan Pendekatan Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (MKM).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Padang itu mengusung tema “Pelatihan dan Pendampingan Guru IPS dalam Mengembangkan E-Modul Interaktif Berbasis Deep Learning untuk Materi Kelas 8 dan 9 SMP/MTs Kota Padang.”

Ketua Tim PKM Affandri Jasrio, S.Pd., M.Pd. mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas guru IPS dalam merancang pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Dalam pelatihan, guru mendapatkan materi Deep Learning dalam pembelajaran IPS yang disampaikan Mhd. Ridha, M.Pd. Materi tersebut menekankan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong peserta didik memahami konsep, mengembangkan pemikiran, dan menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.

Selain Deep Learning, peserta juga mendapatkan materi mengenai integrasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam pembelajaran IPS. Pendekatan tersebut mengarahkan guru menghubungkan konsep sosial dengan persoalan nyata serta memanfaatkan unsur sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dalam proses pembelajaran.

Integrasi kedua pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong pembelajaran IPS yang lebih kontekstual dan interaktif serta meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis dan mencari solusi terhadap persoalan di lingkungan sekitar.

Pelatihan juga disertai praktik pengembangan perangkat pembelajaran. Guru tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi diarahkan untuk menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan modul pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip Deep Learning dan STEM.

Perangkat yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan guru dalam pembelajaran IPS di sekolah sehingga hasil pelatihan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi berlanjut pada penerapan di kelas.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PKM UNP juga melibatkan Krisma Haryuniati, M.Pd. sebagai anggota tim serta tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS, yakni Elsya Hanum, Yulia Rahmi Putri, dan Indah Putri Nosa.

Kegiatan turut dihadiri kepala sekolah, pengawas, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, koordinator MGMP IPS Kota Padang, serta seluruh pengurus MGMP IPS Kota Padang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang diwakili Arman selaku pejabat Pelaksana Tugas (Plt.). Kehadiran berbagai unsur pendidikan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru dan pengembangan pembelajaran IPS yang inovatif.

Pelatihan di SMPN 30 Padang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan guru IPS Kota Padang yang dijadwalkan berlangsung pada 5 dan 19 Agustus 2026.

Melalui kegiatan tersebut, UNP bersama MGMP IPS Kota Padang mendorong kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS, khususnya melalui penerapan Deep Learning, STEM, dan pengembangan modul pembelajaran interaktif. Kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya Target 4.c melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru. Kegiatan juga mendukung SDGs 9 melalui inovasi pembelajaran serta SDGs 17 melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi, MGMP, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan.