humas@unp.ac.id

Bogor — Enam dosen Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) mengikuti Workshop Internasional & Pelatihan Kompetensi serta Musyawarah Nasional (MUNAS) Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan (PEPSILI) di Bogor, Kamis (3/9/2026).
Enam dosen tersebut adalah Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si.; Prof. Dr. Eri Barlian, M.S.; Prof. Dr. Iswandi Umar, S.Pd., M.Si.; Prof. Dr. Nurhasan Syah, M.Pd.; Dr. dr. Elsa Yuniarti, M.Biomed., AIFO-K, CRP; dan Dr. Aulia Azhar, S.T., M.Si.
Workshop internasional mengangkat tema “From Knowledge to Action: Strengthening Environmental Management and Governance through Multi-Stakeholder Engagement”. Kegiatan membahas pengelolaan dan tata kelola lingkungan melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si. melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Jumat (4/9/2026) mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi program studi Ilmu Lingkungan dari berbagai perguruan tinggi untuk bertukar informasi dan memperkuat kerja sama dalam pengembangan bidang lingkungan.

“Forum ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komunikasi antarprogram studi Ilmu Lingkungan, baik dalam pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Indang.
Selain mengikuti workshop, dosen Ilmu Lingkungan UNP juga terlibat dalam Munas PEPSILI. Indang dipercaya sebagai Ketua Panitia Kongres PEPSILI sekaligus Ketua Tim Penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PEPSILI.
Sementara itu, Prof. Dr. Eri Barlian, M.S. dipercaya memimpin sidang pleno dalam proses pemilihan kepengurusan PEPSILI.

Munas PEPSILI diikuti ketua Program Studi Ilmu Lingkungan jenjang S1, S2, dan S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. PEPSILI memiliki sekitar 184 anggota yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Menurut Indang, keterlibatan dosen UNP dalam kegiatan tersebut juga membuka peluang kerja sama antarpogram studi dalam pengembangan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia bidang lingkungan.
“Kita berharap komunikasi yang terbangun dalam forum ini dapat dilanjutkan melalui kolaborasi konkret antarperguruan tinggi,” katanya.
Keikutsertaan dosen Ilmu Lingkungan UNP dalam kegiatan tersebut mendukung SDG 4 (Pendidikan Bermutu) melalui penguatan kompetensi dan jejaring akademik, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pengembangan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam bidang lingkungan.





