SMKN 1 Mentawai Jadi Pusat Inovasi Pembelajaran, Tim PPUB UNP Terapkan Gamifikasi untuk Guru Lintas Jenjang

Kepulauan Mentawai – Universitas Negeri Padang (UNP) sukses menggelar Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) bertajuk Pemberdayaan Kemitraan Gamification Learning Based di SMKN 1 Mentawai, pada 10–11 Oktober 2026. Mengusung tagline “Berbagi Ilmu Menginspirasi Negeri”, kegiatan inovatif ini disambut antusias oleh para pendidik dari jenjang SD, SMP, hingga SMK di Kepulauan Mentawai.

Acara resmi dibuka oleh Waka Kesiswaan SMKN 1 Mentawai, Samuel Akely, S.Pd.K. Dalam sambutannya, Samuel mengapresiasi kehadiran Tim UNP yang dinilai membawa terobosan baru dalam metode pengajaran di daerah kepulauan tersebut.

Program pengabdian ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Wiki Lofandri, S.Pd., M.Kom., dengan pemateri utama Bayu Ramadhani Fajri, S.St., M.Ds. Keberhasilan program turut didukung oleh keterlibatan aktif empat mahasiswa UNP, yaitu Alzed Rama, Khoirun Nisa, Ahmad Daffa Ramadhan, dan Taufik Akbar.

Wiki Lofandri menegaskan komitmen timnya untuk mentransformasi suasana kelas melalui pengenalan metode gamifikasi kepada para guru. “Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak membosankan. Dengan Gamification Learning Based, siswa diajak belajar sambil bermain, sehingga lebih aktif dan berdampak nyata,” ujar Wiki Lofandri.

Senada dengan hal itu, Bayu Ramadhani Fajri memaparkan strategi pengintegrasian elemen permainan ke dalam proses belajar mengajar. Ia menjelaskan bagaimana konsep game dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum guna menciptakan suasana belajar yang interaktif, kolaboratif, menyenangkan, serta mampu mendongkrak motivasi belajar para siswa secara optimal.

Selama dua hari intensif, para guru dibekali serangkaian agenda mulai dari workshop, praktik pembuatan media ajar berbasis gamifikasi, hingga pendampingan implementasi langsung di kelas. Melalui kegiatan ini, Tim PPUB UNP berharap ilmu dan metode yang ditransfer dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan demi mendongkrak mutu pendidikan di Kepulauan Mentawai, sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).