humas@unp.ac.id

Padang – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Departemen Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP), menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Senin (5/10/2026), secara daring melalui Zoom Meeting.
FGD menghadirkan Dr. Intan Rizki Mutiaz, S.Sn., M.Ds., dari ASPRODI DKV Indonesia dan Adi Nugroho, S.Ds., M.M., Ketua AIDIA Nasional, untuk memberikan masukan terkait pengembangan kurikulum yang sesuai dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE) dan kebutuhan dunia profesi.

Dr. Intan Rizki Mutiaz menekankan pentingnya keterhubungan antara profil lulusan, CPL, proses pembelajaran, dan asesmen. Profil lulusan juga perlu memiliki identitas profesional yang spesifik, sedangkan CPL harus dirumuskan secara terukur agar ketercapaiannya dapat dievaluasi.
Sementara itu, Adi Nugroho menyampaikan bahwa pendidikan DKV perlu beralih dari pendekatan berbasis media (medium-based) menuju pendekatan berbasis masalah (problem-based). Mahasiswa tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir strategis, mengembangkan konsep, dan menghasilkan solusi desain yang bernilai.
Diskusi juga membahas penguatan pembelajaran berbasis studio, pelibatan organisasi profesi dan industri, serta pengembangan proyek berdasarkan persoalan nyata. Kurikulum DKV perlu adaptif terhadap perkembangan kecerdasan artifisial, teknologi, UI/UX, immersive media, dan peluang ekonomi kreatif.

Salah satu poin penting yang dibahas ialah penentuan kekhasan DKV UNP. Perpaduan desain, teknologi, pendidikan, budaya lokal, dan kebutuhan masyarakat dinilai dapat menjadi dasar penguatan identitas lulusan yang relevan dengan perkembangan profesi.
Melalui FGD ini, Prodi DKV UNP memperoleh masukan untuk menyempurnakan profil lulusan, CPL, struktur kurikulum, dan sistem asesmen agar lebih terukur serta sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Kegiatan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan kurikulum yang relevan, peningkatan kualitas pembelajaran, dan penguatan kompetensi lulusan agar siap menghadapi perubahan dunia kerja.
