humas@unp.ac.id

Padang — Tari Symphony of Serumpun karya Mia Fahmiati, M.Pd., Dosen Departemen Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP), tampil dalam rangkaian Finale Dance 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 di UNP.
Karya tari tersebut melibatkan 106 peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Symphony of Serumpun mengangkat keberagaman budaya tiga negara yang dipadukan dalam satu pertunjukan dengan budaya Minangkabau sebagai pijakan utama.
Mia Fahmiati menjelaskan, kata Symphony dalam karya tersebut menggambarkan harmoni, sedangkan Serumpun merujuk pada kedekatan budaya dan hubungan masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

Symphony of Serumpun juga menggambarkan pertemuan peserta dari berbagai latar belakang budaya dalam satu karya. Perbedaan gerak, karakter, dan budaya dipadukan melalui proses latihan hingga menjadi satu pertunjukan.
Sebagai penata tari, Mia mempersiapkan materi tari yang diberikan kepada peserta sejak awal. Setelah peserta memahami materi, gerakan kemudian dikembangkan dan dikolaborasikan untuk membentuk koreografi secara utuh.

Proses penggarapan melibatkan 106 peserta dan membutuhkan latihan serta koordinasi antarpeserta. Tahapan tersebut dilakukan untuk membangun kekompakan dalam membawakan karya di Finale Dance.
Dalam koreografinya, Mia memasukkan unsur budaya dari negara-negara peserta IMT-GT Varsity Carnival. Budaya Minangkabau tetap menjadi dasar utama sebagai representasi identitas UNP dalam pertunjukan tersebut.
Kehadiran Symphony of Serumpun menjadi bagian dari rangkaian kegiatan budaya dalam 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 yang mempertemukan mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., dalam sambutannya pada rangkaian kegiatan tersebut menyampaikan bahwa IMT-GT Varsity Carnival tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi ruang persahabatan, solidaritas, dan kolaborasi perguruan tinggi dari tiga negara.
Pesan tersebut turut diwujudkan melalui Symphony of Serumpun. Mahasiswa dari tiga negara berkolaborasi dalam satu karya seni, sekaligus mengenal unsur budaya yang dibawa oleh masing-masing peserta.
Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-17, Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dan pertukaran budaya antara perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
