humas@unp.ac.id

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan edukasi mitigasi longsor kepada masyarakat di Kelurahan Seberang Palinggam, Kota Padang, melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemula (PMP) BIMA 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026) di HW Hotel Padang ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana longsor di kawasan Bukit Lantiak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik UNP dengan melibatkan Komunitas PKK Kelurahan Seberang Palinggam sebagai mitra.
Ketua Tim Pengabdian, Fariz Aditya, S.T., M.T., mengatakan edukasi yang diberikan merupakan hasil pengembangan dari penelitian yang telah dilakukan tim di kawasan Bukit Lantiak. Hasil penelitian tersebut disederhanakan menjadi materi yang mudah dipahami agar dapat digunakan masyarakat dalam mengenali potensi longsor dan melakukan langkah mitigasi secara mandiri.
Sebagai media edukasi, tim membagikan Buku Saku Siaga Longsor kepada seluruh peserta. Buku tersebut berisi informasi mengenai penyebab longsor, tanda-tanda awal pergerakan tanah, langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah longsor, perlengkapan tas siaga, serta informasi layanan darurat. Tim juga memasang roll banner mitigasi longsor sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat.
Materi penguatan kapasitas masyarakat turut disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, S.T., M.T. Materi yang diberikan mencakup sistem peringatan dini, kesiapsiagaan keluarga, penyusunan rencana evakuasi, serta peran masyarakat dalam mengurangi risiko bencana.
Selama kegiatan berlangsung, peserta yang didominasi ibu-ibu PKK aktif berdiskusi mengenai tanda-tanda awal longsor, langkah penyelamatan diri, dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan tempat tinggal.
Melalui kegiatan ini, UNP mendorong pemanfaatan hasil penelitian untuk memberikan solusi bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan warga di kawasan rawan longsor.
Kegiatan ini mendukung implementasi Kampus Berdampak serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko bencana. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)
