UNP dan Goethe-Institut Jakarta Jajaki Kerja Sama Penguatan Internasionalisasi Pendidikan

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) menerima kunjungan Goethe-Institut Jakarta dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang pendidikan dan internasionalisasi pada Kamis (9/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor Lantai 4 UNP ini menjadi langkah awal kedua institusi untuk membahas peluang kolaborasi strategis, mulai dari penguatan pembelajaran bahasa Jerman, pengembangan program akademik, hingga perluasan akses bagi mahasiswa UNP untuk melanjutkan studi di Jerman.

Kunjungan Goethe-Institut Jakarta dipimpin oleh Ulrike Drißner, Deputy Director sekaligus Director of Language Programs Southeast Asia/Australia/New Zealand, bersama Hartono Pangi dari Education Cooperation Section. Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang dapat dikembangkan antara kedua institusi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., Kepala UPT Perpustakaan dan Penerbitan, Prof. Dr. Asrul Huda, S.Kom., M.Kom., Kepala UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan, Dr. Efni Cerya, S.Pd., M.Pd.E., serta Direktur Kerja Sama, Reputasi, dan Internasionalisasi, Prof. Rusnardi Rahmat Putra, S.T., M.T., Ph.D., Eng.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNP diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional. Disampaikan bahwa UNP dan Goethe-Institut sebelumnya telah menjalin nota kesepahaman, sehingga pertemuan ini menjadi momentum untuk membahas tindak lanjut implementasi berbagai program kerja sama.

Salah satu fokus pembahasan adalah memperluas akses informasi dan peluang bagi mahasiswa UNP yang ingin melanjutkan studi di Jerman. Melalui kerja sama ini, Goethe-Institut diharapkan dapat semakin aktif melakukan sosialisasi mengenai pendidikan tinggi di Jerman sekaligus memperkuat hubungan UNP dengan berbagai universitas di negara tersebut.

Dalam diskusi juga disampaikan bahwa Jerman merupakan salah satu negara dengan reputasi dunia di bidang sains, teknologi, dan rekayasa (engineering). Keberhasilan tokoh Indonesia seperti B.J. Habibie yang menempuh pendidikan di Jerman menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi di tingkat internasional. Pengalaman belajar langsung di lingkungan akademik Jerman dinilai memberikan nilai tambah yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.

Selain membahas peluang studi lanjut, kedua belah pihak juga mendiskusikan sejumlah rencana program kolaboratif, di antaranya pelatihan bagi tenaga pendidik, penguatan layanan di Migrant Center, serta pembentukan German Corner di Universitas Negeri Padang yang direncanakan diluncurkan pada Agustus mendatang dengan menghadirkan pimpinan Goethe-Institut.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat diperluas melalui penandatanganan perjanjian lanjutan bersama Kedutaan Besar Jerman, sekaligus membuka peluang pelaksanaan berbagai program internasional, seperti pertukaran mahasiswa, pengembangan kompetensi bahasa, dan kolaborasi akademik lainnya.

Melalui penjajakan ini, Universitas Negeri Padang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi melalui kemitraan strategis dengan berbagai lembaga pendidikan dan kebudayaan dunia, sehingga mampu memberikan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk berkiprah di tingkat global. (Sar/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP)