UNP Gelar ICChSE 2026, Angkat Tema Inovasi Sains dan Pendidikan Digital Berkelanjutan

Padang — Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan 5th International Conference on Chemistry and Science Education (ICChSE) 2026 dengan tema “Advancing Materials Science and Transforming Education to Deep Learning through Mindset and Sustainable Digital Innovation for 21st Century“. Konferensi internasional ini digelar di Lantai 4 Singgalang Ballroom, UNP Hotel & Convention Center, Kamis (6/8).

Ketua Pelaksana ICChSE 2026, Dr. Sherly Kasuma Warda Ningsih, S.Si., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa konferensi prestisius ini bertujuan menjadi forum ilmiah internasional yang mempertemukan peneliti, akademisi, praktisi, guru, dan mahasiswa untuk bertukar ide, mempresentasikan hasil penelitian, memperkuat kolaborasi internasional, serta mendorong inovasi di bidang advanced materials science dan pendidikan sains guna mendukung pembangunan berkelanjutan di abad ke-21. Konferensi ini diikuti oleh 209 peserta.

Acara menghadirkan delapan keynote speaker dari dalam dan luar negeri, yaitu Prof. Taufiq Yap Yun Hin, Associate Professor Yosuke, Associate Professor Dr.rer.nat. Deski Beri, M.Si., Assistant Professor Kunihiko Kato, Ph.D., Prof. Dinn Wahyudin, M.A., Prof. Ir. Drs. Djohan Yoga, M.Sc., MOT, Ph.D., Assistant Professor Dr. Zonalia Fitriza, M.Pd. (UNP), dan Prof. Peter Reimann. Selain itu, tiga invited speaker turut memperkaya diskusi, yakni Fitri Amelia, Ph.D., Dr. Netri Elisma, S.Pd., M.Si., dan Mimi Herman, S.Pd., M.Pd.

Dekan FMIPA UNP yang diwakili oleh Budhi Oktavia, S.Si., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para pembicara yang telah berbagi ilmu pengetahuan. Ia berharap ICChSE 2026 dapat menjadi wadah pertukaran ide dan pengalaman yang berkontribusi bagi inovasi di bidang sains dan pendidikan.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Inovasi UNP, Prof. Dr. Ir. Ani Faridah, M.Si., mewakili Rektor UNP. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyelenggaraan konferensi ini menunjukkan komitmen UNP terhadap kemajuan sains dalam mempersiapkan generasi masa depan. “Dalam era perubahan teknologi yang cepat ini, kita dituntut untuk memiliki kemampuan mengintegrasikan pendidikan digital dengan pendidikan sebagai katalis untuk mempersiapkan ilmu pengetahuan bagi generasi berikutnya,” ujarnya.

Rangkaian seremoni pembukaan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNP, penampilan Tari Pasambahan, doa pembuka, rangkaian sambutan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Indusri (BSPJI), serta sesi foto bersama. Usai jeda kopi, agenda berlanjut dengan sesi keynote speaker yang digelar secara paralel di dua ruang, yakni Ruang A dan Ruang B, mulai pukul 09.30 hingga 12.30 WIB, dengan masing-masing ruang menghadirkan empat pembicara utama dari dalam dan luar negeri.

Memasuki siang hingga sore hari, peserta mengikuti sidang paralel presentasi makalah di lima ruangan berbeda—tiga secara luring dan dua secara daring—yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 16.00 WIB, menghadirkan invited speaker Assoc. Prof. Fitri Amelia, Ph.D., Dr. Netri Elisma, S.Pd., M.Si., dan Mimi Herman, S.Pd., M.Pd., serta puluhan presenter dari berbagai institusi. Rangkaian acara hari pertama ditutup dengan penyerahan sertifikat best speaker serta pengumuman program Mandeh Tour bagi para peserta konferensi.

Melalui ICChSE 2026, UNP menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui penguatan kolaborasi riset internasional di bidang sains dan pendidikan. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya UNP dalam mendukung capaian THE Impact Rankings.

(ab/KKPS)