humas@unp.ac.id

Kepulauan Mentawai— Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMKN 3 Kepulauan Mentawai dalam perawatan dan perbaikan sistem Electronic Fuel Injection (EFI). Kegiatan yang berlangsung 19–21 Agustus 2026 tersebut juga ditandai dengan penyerahan satu unit Smart Simulator Sistem EFI kepada sekolah.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Senin (24/8/2026) kegiatan mengusung tema “Program Peningkatan Kompetensi Perawatan dan Perbaikan Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) bagi Guru dan Siswa SMKN 3 Kepulauan Mentawai dalam Mendukung Pemulihan Pendidikan Pasca Bencana” dengan pendekatan Multidisiplin Komunitas (MKM).

Sebanyak 25 siswa dan lima guru SMKN 3 Kepulauan Mentawai mengikuti pelatihan yang mencakup materi, demonstrasi, diskusi, serta praktik langsung. Peserta mempelajari komponen utama sistem EFI, prinsip kerja sistem, fungsi sensor dan aktuator, hingga dasar perawatan dan identifikasi gangguan pada sistem EFI.
Ketua tim pengabdian, Dr. Nuzul Hidayat, S.Pd., M.T., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi peserta selama pelatihan, tetapi juga memastikan tersedianya media pembelajaran yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Pengabdian ini tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pelatihan selama beberapa hari. Kami berharap Smart Simulator Sistem EFI yang diserahkan dapat terus dimanfaatkan oleh guru dan siswa sebagai media pembelajaran dan praktik,” ujarnya.
Smart Simulator Sistem EFI diserahkan sebagai media pendukung pembelajaran praktik di SMKN 3 Kepulauan Mentawai. Melalui simulator tersebut, guru dan siswa dapat mengamati komponen sistem EFI serta mempelajari hubungan antara sensor, ECU, dan aktuator secara lebih kontekstual.

Pelaksanaan kegiatan juga menghadapi tantangan geografis. Tim UNP harus menempuh perjalanan laut sekitar 14 jam untuk mencapai lokasi pengabdian di Kepulauan Mentawai. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya UNP memperluas akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan pembelajaran hingga ke wilayah kepulauan.
Tim pengabdian UNP dipimpin Dr. Nuzul Hidayat, S.Pd., M.T., bersama Dr. Juli Sardi, S.Pd., M.T., Rido Putera, S.Pd., M.Pd.T., dan Dr. Ika Parma Dewi, M.Pd.T. Pelaksanaan kegiatan dilakukan bersama SMKN 3 Kepulauan Mentawai yang diwakili Masfirman, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi UNP Berdampak melalui penguatan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan pengetahuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat dan satuan pendidikan, khususnya dalam penguatan pendidikan vokasi.
Program tersebut juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi guru dan siswa serta penguatan akses terhadap media pembelajaran berbasis teknologi. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)





