UNP Kampus Inklusif, Peran JBI Pada Wisuda 145 Hari Ketiga

Rektor dibantu Juru Bahasa Isyarat (JBI) menterjemahkan pidatonya untuk disabilitas netra pada wisuda 145, Rabu (30/9/2926). (Foto: Tim Liputan KKPS)
Rektor dibantu Juru Bahasa Isyarat (JBI) menterjemahkan pidatonya untuk disabilitas netra pada wisuda 145, Rabu (30/9/2926). (Foto: Tim Liputan KKPS)

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) menjadikan penyelenggaraan wisuda yang inklusif dengan menghadirkan Juru Bahasa Isyarat (JBI) sebagai salah satu praktik yang kini menjadi rujukan perguruan tinggi lain di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D. dalam pidatonya pada Wisuda ke-145 Periode September 2026 hari ketiga, Rabu (30/9).

Krismadinata mengatakan, penyelenggaraan wisuda dengan JBI yang telah dilakukan UNP dalam beberapa tahun terakhir kini mulai diterapkan oleh berbagai perguruan tinggi. Menurutnya, praktik tersebut menunjukkan bahwa UNP tidak hanya mengikuti model yang sudah ada, tetapi dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain.

“Beberapa tahun sebelumnya, beberapa wisuda di kampus-kampus belum ada yang menyajikan seperti UNP. Karena keberhasilan UNP, sekarang model wisuda menggunakan Juru Bahasa Isyarat ini dicontoh hampir semua perguruan tinggi di Indonesia saat sekarang,” kata Krismadinata.

Ia juga menyebut praktik tersebut membuka peluang kerja bagi lulusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) UNP. Perguruan tinggi yang belum memiliki program PLB membutuhkan tenaga ahli Juru Bahasa Isyarat, yang menurutnya banyak direkrut dari lulusan UNP.

“Jadi pesannya adalah terus berkarya, jangan ragu, jangan kita menjadi follower. Malah sekarang UNP menjadi center, bukan follower lagi,” ujarnya.

Pada hari ketiga Wisuda ke-145, UNP mengukuhkan 821 lulusan yang terdiri dari 326 lulusan Fakultas Teknik (FT), 114 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 199 lulusan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP), serta 182 lulusan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK).

Dengan demikian, selama tiga hari pelaksanaan Wisuda ke-145, UNP mengukuhkan 2.629 lulusan. Rangkaian wisuda pada 28–30 September 2026 tersebut juga menghadirkan JBI pada setiap hari pelaksanaan sebagai bagian dari penyelenggaraan wisuda yang inklusif.

Penyelenggaraan wisuda inklusif ini sejalan dengan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui upaya memastikan akses dan partisipasi penyandang disabilitas dalam kegiatan akademik dan kehidupan perguruan tinggi. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)