UNP Lepas Relawan Satgas Peduli Bencana Alam ke Arosuka Solok

Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) resmi melepas tim Satuan Tugas (Satgas) Peduli Bencana Alam menuju kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, guna membantu penanganan masyarakat terdampak bencana. Pelepasan kontingen relawan lintas Organisasi Mahasiswa (Ormawa) ini digelar di lobby gedung rectorate and research center, Rabu (23/9).

Rektor UNP dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Erianjoni, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan pesan penting terkait kesiapan mental dan fisik seluruh relawan sebelum terjun ke lokasi bencana. Ia mengingatkan agar kehadiran tim UNP benar-benar meringankan beban warga sekitar.

“Siapkan diri, terutama mental dan fisik, untuk menghadapi tugas mulia ini. Kehadiran kita di sana harus membawa hal positif, jangan sampai menyusahkan. Jaga kesehatan, jangan sampai ada yang sakit selama bertugas,” ujar Prof. Erianjoni.

Lebih lanjut, Prof. Erianjoni menginstruksikan agar seluruh anggota tim bergerak secara disiplin sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mengikuti arahan pimpinan rombongan serta koordinator lapangan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan kekompakan tim hingga misi selesai.

“Bekerjalah sesuai SOP dan arahan pimpinan rombongan yang menjadi tolak ukur pergerakan di lapangan. Tetap kompak terus; pergi 25 orang, pulangnya pun harus lengkap 25 orang. Ini bukan kegiatan Satgas pertama bagi UNP, kita sudah belasan kali turun dalam penanganan bencana,” tegasnya.

Pelepasan tim relawan secara resmi ditandai dengan pengucapan basmalah. Kegiatan ini diharapkan membawa dampak nyata bagi masyarakat terdampak di Solok sekaligus menjadi ladang amal serta implementasi dari komitmen “UNP Berdampak”.

Pelepasan mahasiswa relawan ini turut dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, Direktur Umum, Keuangan, dan Aset, Kasubdit Organisasi dan Kesejahteraan Mahasiswa, Kepala Subdirektorat Aset, Kasubdit Prestasi dan Alumni, Pembina UK Menwa, serta jajaran Kanit dan Satpam UNP.

(Aksi tanggap darurat yang diusung UNP ini sejalan dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dan SDGs13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan risiko serta penguatan ketahanan masyarakat terdampak bencana di Solok, yang turut diperkuat oleh SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dalam pencegahan krisis kesehatan pascabencana serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) lewat kolaborasi solid lintas ormawa dan universitas. (Sar/Dian KKPS UNP)