humas@unp.ac.id

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar UNP Academic Tennis Eksekutif Championship (UATC) 2026, sebuah ajang olahraga yang mempertemukan para akademisi dalam semangat kompetisi, sportivitas, dan silaturahmi. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Universitas Negeri Padang tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., Sabtu (8/8/2026).
Dalam sambutannya, Rektor UNP menyampaikan bahwa UATC 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan, membangun kebersamaan, dan memperkuat jejaring di antara sivitas akademika.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun suasana akademik yang tidak hanya produktif dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sehat, sportif, dan penuh kebersamaan. Olahraga menjadi salah satu media yang sangat baik untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi,” ungkap Krismadinata.
Rektor juga mengapresiasi pelaksanaan UATC 2026 sebagai bagian dari upaya UNP dalam menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus membangun interaksi yang lebih erat di lingkungan akademik.

Kegiatan UATC diagendakan menjadi kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan menjelang peringatan Dies Natalis Universitas Negeri Padang. Dengan penyelenggaraan secara berkelanjutan, UATC diharapkan berkembang menjadi salah satu tradisi positif UNP yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, kebersamaan, dan jejaring antar-akademisi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana UATC 2026, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anwar, S.Pd., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini sejak awal dirancang bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan sebagai momentum silaturahmi melalui olahraga tenis.
“UATC 2026 merupakan wadah silaturahmi bagi para akademisi. Di lapangan kita berkompetisi, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini mempertemukan kita, mempererat persaudaraan, serta membangun komunikasi dan kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Prof. Muhammad Anwar, olahraga tenis memiliki nilai yang sejalan dengan kehidupan akademik, seperti disiplin, konsistensi, ketangguhan, sportivitas, dan penghormatan terhadap lawan. Karena itu, semangat “Serve, Connect, Inspire” yang diusung UATC 2026 diharapkan benar-benar tercermin selama penyelenggaraan kegiatan.
Ia juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan UATC sebagai agenda tahunan menjelang Dies Natalis UNP diharapkan dapat terus berkembang, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas pertandingan, maupun jangkauan keterlibatan akademisi.
“Harapannya, UATC menjadi agenda yang selalu dinantikan setiap tahun menjelang Dies Natalis UNP. Dari lapangan tenis ini kita ingin membangun persahabatan, memperluas jejaring, dan melahirkan berbagai kolaborasi positif di antara akademisi,” tambahnya.
UATC 2026 berlangsung dalam suasana kompetitif sekaligus penuh keakraban. Para peserta bertanding dengan menjunjung tinggi fair play, sportivitas, dan semangat persaudaraan. UATC 2026 sebagai turnamen perdana dijuarai:
1. Pasangan Prof. Perengki Susanto dan Prof. Anton Khomaini
2. Pasangan Prof. Akmam dan Dr. Irsyad
3. Pasang Pak Rektor dan Dr. Andre.”
Melalui penyelenggaraan UATC 2026, Universitas Negeri Padang menegaskan bahwa lingkungan akademik tidak hanya dibangun melalui aktivitas di ruang kuliah, laboratorium, maupun forum ilmiah. Interaksi melalui olahraga juga menjadi bagian penting dalam membangun komunitas akademik yang sehat, solid, kolaboratif, dan berprestasi.
Dengan semangat “Serve, Connect, Inspire”, UATC diharapkan tumbuh menjadi tradisi tahunan menjelang Dies Natalis Universitas Negeri Padang, sekaligus menjadi ruang pertemuan akademisi untuk berkompetisi, bersilaturahmi, dan membangun kolaborasi dari lapangan tenis.
Interaksi melalui olahraga juga menjadi bagian penting dalam membangun komunitas akademik yang sehat, solid, kolaboratif, dan berprestasi. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan budaya hidup sehat dan aktivitas olahraga di lingkungan akademik. Kegiatan ini juga mendukung SDGs ke-17, Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan jejaring, silaturahmi, dan kolaborasi antarakademisi.
