Dukung Penguatan Reputasi Akademik Internasional, Delegasi UNP, UM, dan UT Gelar Rapat Koordinasi Riset Kolaborasi dengan UKM Malaysia

Bangi, Kuala Lumpur, Malaysia- Dalam upaya memperkuat jejaring akademis global dan memperkokoh reputasi di kancah internasional, perguruan tinggi Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Riset Kolaborasi Internasional Skema C bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Pertemuan strategis ini menjadi langkah nyata dalam mendorong sinergi penelitian dan program penguatan kapasitas antar kedua negara.
​Kegiatan bernilai strategis ini dihadiri oleh jajaran akademisi terkemuka dari Indonesia.

Delegasi Universitas Negeri Padang (UNP) diwakili langsung oleh Prof. Ganefri, Ph.D. dan Dr. Hendra Hidayat, M.Pd. Sementara itu, Universitas Negeri Malang (UM) mengutus Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T., Evania Yafie, S.Pd., M.Pd., Ph.D., dan Adila Zaimatun Nisa, S.Pd., serta Universitas Terbuka (UT) yang diwakili oleh Dr. Andy Sapta, M.Pd., M.Si. Tuan rumah Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) diwakili oleh Prof. Dato’ Dr. Norazah Mohd Nordin.

​Dalam rapat koordinasi tersebut, berbagai agenda strategis dibahas secara mendalam untuk memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan dan riset. Beberapa agenda utama yang disepakati meliputi rencana bergabungnya konsorsium dalam asosiasi Asia-Pasifik di bidang ICT for Education, penyelenggaraan serangkaian konferensi internasional bersama, serta penyusunan program penguatan kapasitas akademis untuk kedua negara.

Di samping itu, Prof. Dato’ Dr. Norazah juga membagikan insight berharga terkait pengintegrasian Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam ekosistem riset perguruan tinggi.

​Keseluruhan rangkaian agenda ini memberikan dampak yang sangat kuat, khususnya bagi Universitas Negeri Padang (UNP) dalam mengakselerasi penguatan reputasi akademik internasional.

Melalui kolaborasi riset Skema C dan koneksi erat dengan bidang SDGs ini, UNP bersama para mitra tidak hanya memperluas jejaring akademis global, tetapi juga berkomitmen menghasilkan luaran konkret yang solutif bagi tantangan pendidikan dan teknologi di kawasan Asia-Pasifik.