humas@unp.ac.id

Malaysia — Mahasiswa magang Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat internasional melalui intervensi regulasi emosi bagi remaja di Pusat Komuniti Program Perumahan Rakyat (PPR) Kg. Muhibbah, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan yang diikuti 17 remaja tersebut dilaksanakan dalam dua sesi dengan memanfaatkan media fotografi dan musik.
PPR merupakan program penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Malaysia. Salah satu kawasan tersebut adalah PPR Kg. Muhibbah yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan sekaligus tempat pembinaan dan pemberdayaan remaja melalui berbagai program komunitas.
Pusat Komuniti PPR Kg. Muhibbah merupakan salah satu bagian dari Program Permata Remaja yang berada di bawah PERKASA (Pusat Pemerkasaan Remaja), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dan Kementerian Pendidikan Malaysia. Program Permata Remaja merupakan program yang berfokus pada pengembangan potensi dan pemberdayaan remaja, khususnya dari kelompok B40. B40 sendiri merujuk pada kelompok 40 persen masyarakat dengan pendapatan terendah di Malaysia. Melalui program ini, remaja dibekali berbagai keterampilan melalui lima kelas kemahiran, yaitu fotografi, vokal dan musik, kecantikan, button badge, serta cooking and bakery.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa UNP memanfaatkan fotografi dan musik sebagai media dalam intervensi regulasi emosi. Kedua media tersebut dipilih karena sejalan dengan kelas kemahiran yang tersedia di Program Permata Remaja. Melalui aktivitas kreatif, peserta diajak mengenali, mengekspresikan, dan memahami emosi yang mereka rasakan.
Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari berbagai pihak. Puan Azrina, Ketua Pentadbiran PERKASA UKM, menilai pendekatan yang dilakukan mahasiswa UNP merupakan gagasan yang berbeda dari kegiatan mahasiswa sebelumnya. “Saya merasa mereka berdua mempunyai idea yang begitu baik sekali. Idea mereka untuk melakukan task yang diberikan itu saya kira belum pernah dilakukan oleh mahasiswa sebelum ini. So, bagus dan memberikan impact yang besar juga,” ujar Puan Azrina.

Respons positif juga disampaikan oleh para peserta remaja. Salah satu peserta berinisial A (15) mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami dan mengekspresikan emosinya. “Selepas activity ni berlaku, saya rasa lebih happy, tenang, dan saya dapat mempelajari sesuatu ilmu baru tentang emosi. Saya juga merasakan manfaat dapat meluahkan perasaan saya di activity ni,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari implementasi Kampus Berdampak melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian lintas negara. Dari sisi tujuan pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini berkaitan dengan SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan kemampuan regulasi emosi remaja, SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran berbasis keterampilan dan pengalaman kreatif, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara mahasiswa UNP dan mitra di Malaysia.
