humas@unp.ac.id

Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) menggandeng PT Semen Padang menghadirkan Prof. Aris A. Syntetos dari Cardiff Business School, Cardiff University, United Kingdom, untuk berbagi pengetahuan dan hasil riset terbaru tentang pengelolaan persediaan suku cadang industri, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan Community Development yang berlangsung di PT Semen Padang tersebut merupakan bagian dari Program EQUITY THE Impact Ranking UNP. Sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas praktisi PT Semen Padang serta dosen dan mahasiswa UNP.
Prof. Aris merupakan Research Professor of Decision Science di Cardiff Business School yang memiliki kepakaran dalam forecasting, intermittent demand, logistics, dan spare parts management. Kehadirannya di UNP menjadi bagian dari Program Visiting Top Scientist Departemen Teknik Otomotif Fakultas Teknik UNP.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Aris membahas bagaimana perusahaan dapat mengelola persediaan suku cadang secara lebih tepat sehingga tidak terjadi kelebihan maupun kekurangan stok.

Menurutnya, suku cadang yang jarang digunakan tidak berarti tidak penting. Beberapa komponen justru memiliki tingkat kekritisan tinggi karena ketika tidak tersedia dapat mengganggu proses produksi.
Karena itu, setiap suku cadang perlu dipetakan berdasarkan tingkat penggunaan, nilai, waktu pengadaan, tingkat kepentingan, serta risiko barang menjadi usang. Pendekatan tersebut membantu perusahaan menentukan suku cadang mana yang harus tersedia dan berapa jumlah yang dibutuhkan.
Peserta dari PT Semen Padang juga berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan suku cadang, seperti kekurangan stok, kelebihan persediaan, waktu pengadaan yang panjang, kualitas data penggunaan, serta kebutuhan suku cadang saat proses pemeliharaan atau shutdown.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan. Data penggunaan barang, jumlah stok, waktu pengadaan, nilai suku cadang, pemasok, dan tingkat kepentingan komponen dapat menjadi dasar untuk menentukan kebijakan persediaan.

Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke gudang persediaan suku cadang PT Semen Padang. Peserta melihat langsung kondisi pengelolaan suku cadang serta keterkaitannya dengan pemeliharaan mesin, pengadaan, dan kelancaran produksi.
Kolaborasi UNP dan PT Semen Padang bersama Cardiff University ini juga membuka peluang kerja sama lanjutan dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Riset yang dibahas diharapkan dapat dikembangkan menjadi solusi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan tersebut, UNP tidak hanya menghadirkan pengetahuan dari akademisi internasional, tetapi juga mempertemukan keahlian perguruan tinggi dengan persoalan nyata yang dihadapi industri.
Kolaborasi ini sekaligus mendukung SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure/Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kerja sama akademik dan industri serta penerapan hasil riset untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan industri. (Tim Pelaksana Community Development Departemen Teknik Otomotif FT-UNP/Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)
