UNP Latih Guru SD Pembangunan Laboratorium Terapkan Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan Lewat Teknologi

Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Pelatihan Matematika Ceria Berbasis Teknologi bagi guru SD Pembangunan Laboratorium UNP. Kegiatan ini bertujuan membantu guru menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami siswa.

Kegiatan dengan judul “Pelatihan Matematika Ceria Berbasis Teknologi untuk Guru SD Pembangunan Laboratorium UNP sebagai Penguatan Pedagogik dan Kesiapan Tes Kompetensi Akademik Siswa” dimulai pada 29 Agustus 2026 dan akan dilaksanakan secara bertahap hingga November 2026.

Ketua tim pengabdian, Prof. Syafri Ahmad, Ph.D., mengatakan matematika tidak harus menjadi pelajaran yang membuat siswa merasa takut atau tertekan. Menurutnya, guru dapat menggunakan berbagai cara dan teknologi agar siswa lebih tertarik mengikuti pembelajaran.

“Matematika bisa dipelajari dengan cara yang menyenangkan. Guru perlu menghadirkan pembelajaran yang membuat siswa aktif, memahami konsep, dan berani mencoba menyelesaikan masalah,” ujar Prof. Syafri.

Dalam kegiatan ini, para guru tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung melakukan praktik. Guru dilatih menggunakan teknologi dalam pembelajaran matematika, menyusun perangkat dan media pembelajaran, serta membuat latihan yang melatih kemampuan berpikir dan memecahkan masalah.

Guru juga mengikuti simulasi penerapan pembelajaran di kelas. Setelah itu, tim pengabdian akan memberikan pendampingan dan melakukan evaluasi terhadap penerapan pembelajaran tersebut hingga November 2026.

Prof. Syafri menjelaskan, penggunaan teknologi dalam pembelajaran bukan sekadar untuk membuat kegiatan belajar terlihat lebih menarik. Teknologi diharapkan dapat membantu guru menjelaskan materi dengan cara yang lebih mudah dipahami dan memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif.

“Yang paling penting bukan hanya teknologinya, tetapi bagaimana teknologi itu digunakan untuk membantu siswa memahami matematika dan melatih cara berpikir mereka,” katanya.

Kegiatan ini dilaksanakan Prof. Syafri Ahmad bersama Dr. Khairi Budayawan, S.Pd., M.Kom., Dr. Etmi Hardi, M.Hum., Masniladevi, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Andromeda, M.Si. Tim juga melibatkan mahasiswa Arista Dwi Anggraini, Dessy Mutia, dan Nabila Istiqomah, serta Yasmadewi, S.Pd. dari SD Pembangunan Laboratorium UNP sebagai anggota mitra.

Pelaksanaan pelatihan juga didukung oleh Murni Hasibuan, S.Pd. dari SD Telkom Padang, Robi Rahman, M.Pd. dari BGTK Sumatera Barat, dan Dr. Ary Kiswanto Kenedi, M.Pd. dari Universitas Samudra sebagai narasumber dan pendamping.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap guru dapat menerapkan cara-cara baru dalam pembelajaran matematika di kelas. Dengan pembelajaran yang lebih menarik dan dekat dengan kebutuhan siswa, matematika diharapkan tidak lagi dipandang sebagai pelajaran yang sulit dan menegangkan.

Kegiatan ini sekaligus mendukung SDG 4: Pendidikan Bermutu (Quality Education) melalui peningkatan kemampuan guru dan penguatan kualitas proses pembelajaran di sekolah.