FIK UNP Gelar Sosialisasi dan Workshop RPS Berbasis Kearifan Lokal untuk Perkuat Implementasi PJBL

Padang – Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Sosialisasi dan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Kuliah Project-Based Learning (PJBL) di Ruang Sidang Dekanat FIK UNP. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, kepala departemen, koordinator program studi, dosen pengampu mata kuliah PJBL, serta narasumber sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dengan karakteristik daerah dan kebutuhan masyarakat.

Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FIK UNP, Dr. Padli, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penyusunan RPS tidak hanya berorientasi pada capaian pembelajaran, tetapi juga perlu mengintegrasikan potensi dan kearifan lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran yang kontekstual.

“Melalui workshop ini, kami berharap setiap dosen mampu menyusun RPS yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran berbasis proyek.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang lebih bermakna, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Padli.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima oleh Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Rabu (5/8) workshop ini bertujuan peserta memperoleh pemahaman mengenai pengembangan RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang dipadukan dengan pendekatan Project-Based Learning (PJBL).

Dosen juga diajak mendiskusikan berbagai strategi untuk mengangkat potensi lokal sebagai sumber belajar sehingga pembelajaran menjadi lebih inovatif, kontekstual, dan mampu menghasilkan proyek yang memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik baik antardosen dalam merancang pembelajaran yang mendorong kreativitas, kolaborasi, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan pemecahan masalah mahasiswa. Integrasi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal diharapkan mampu memperkuat identitas mahasiswa sekaligus meningkatkan relevansi lulusan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya workshop tersebut sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

“Kearifan lokal merupakan kekayaan yang harus menjadi bagian dari proses pendidikan tinggi. Melalui penyusunan RPS berbasis kearifan lokal, kami berharap pembelajaran di FIK UNP semakin kontekstual, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan budaya tempat mereka berkarya,” ungkap Prof. Nurul Ihsan.

Melalui kegiatan ini, FIK UNP terus memperkuat budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan tinggi, sekaligus mendorong inovasi pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar bermakna bagi mahasiswa. Workshop ini juga menjadi bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan kualitas implementasi PJBL sebagai salah satu strategi pembelajaran yang berorientasi pada penyelesaian masalah nyata di masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Padang dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan mutu pembelajaran yang inovatif dan kontekstual, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pelestarian serta pemanfaatan kearifan lokal dalam pendidikan, dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antardosen dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan pembelajaran yang berdampak bagi masyarakat. (Anisa Sholiha Mia)