Tim PKM PGSD FIP UNP Latih Guru Gugus I Lubuk Begalung Kembangkan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality

Padang – Sebanyak 31 guru dan kepala sekolah yang tergabung dalam Gugus I Kecamatan Lubuk Begalung mengikuti pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang diselenggarakan Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di SDN 20 Piai, Kota Padang, pada 21–22 Juli 2026.

Pelatihan mengusung tema Akselerasi Transformasi Digital Sekolah Dasar melalui Program Penguatan Kapasitas Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality di Kota Padang. Peserta berasal dari SDN 12, SDN 15, SDN 18, SDN 20, SDN 29, SDN 30, SDN 33, SDN 34, SDN 36, dan SDN 38 yang berada di bawah Gugus I Kecamatan Lubuk Begalung.

Kegiatan mendapat dukungan dari Dekan FIP UNP, Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons., dan Kepala Departemen PGSD FIP UNP, Prof. Dr. Yanti Fitria, M.Pd., sebagai bentuk komitmen fakultas dalam meningkatkan kompetensi guru menghadapi transformasi digital pendidikan.

Pelatihan dibuka oleh Lurah Tanah Sirah Nan XX, Gusrial, S.Sos., serta dihadiri Ketua RW Budi Gunawan, kepala sekolah, guru peserta, dan sivitas akademika UNP.

Tim PKM dipimpin Dr. Salmaini S., S.Pd., M.Si. dengan mitra Kepala SDN 20 Piai, Nurbani Agus, S.Pd. Anggota tim terdiri atas dosen PGSD FIP UNP, yakni Dra. Zuryanty, M.Pd., Aissy Putri Zulkarnaini, M.Pd., Dr. Sherlyane Hendri, M.Pd., Afriza Media, S.Pd., M.Pd., Hasmai Bungsu Ladiva, S.Pd., M.Pd., Riska Hanifa Nasution, M.Pd., serta mahasiswa Annisa Raudhatul Aulia, Annisa Sulistia, Nadya Martasya, Putri Nabila, dan Rifky Adha.

Selama dua hari, peserta mengikuti seminar tentang Growth Mindset Guru Abad ke-21 serta pelatihan pemanfaatan teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran yang disampaikan Izzan Muhammad Furkan, M.Pd. Materi mencakup konsep dasar AR, manfaat dalam pembelajaran, hingga praktik pengembangan media pembelajaran digital.

Pada sesi workshop, peserta didampingi tim dosen dan mahasiswa mulai dari proses perancangan media, pembuatan marker, penyusunan objek digital, hingga uji coba media sesuai materi pembelajaran sekolah dasar. Di akhir kegiatan, seluruh peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran berbasis AR yang siap digunakan dalam proses belajar mengajar.

Ketua Tim PKM, Dr. Salmaini S., S.Pd., M.Si., mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi digital di sekolah.

“Transformasi digital di sekolah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga kesiapan guru dalam memanfaatkannya. Kami berharap guru mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality secara mandiri sehingga pembelajaran menjadi lebih inovatif, interaktif, dan meningkatkan kualitas belajar peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, Izzan Muhammad Furkan, M.Pd., menjelaskan bahwa Augmented Reality mampu menghadirkan visualisasi objek tiga dimensi yang membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak secara lebih konkret.

Program PKM ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Padang dan ditutup secara resmi oleh Pengawas Gugus I Kecamatan Lubuk Begalung, Mulyana, M.Pd. Melalui kegiatan tersebut, PGSD FIP UNP berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendukung pembelajaran yang inovatif dan adaptif di era digital.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Universitas Negeri Padang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).