UNP Dampingi Guru PAI di Limapuluh Kota Manfaatkan AI dalam Pembelajaran

Tim pengabdian bersama Guru PAI Limapuluh Kota
Tim pengabdian bersama Guru PAI Limapuluh Kota

Lima Puluh Kota – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) 2026 memberikan pendampingan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan digital pedagogy kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP di Kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan berlangsung di SMP Negeri 3 Kecamatan Harau, Rabu (5/8/2026), dan diikuti guru PAI yang tergabung dalam MGMP PAI SMP Kabupaten Lima Puluh Kota.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Rabu (19/8/2026) kegiatan dipimpin Dr. M. Yemmardotillah, M.A., dosen Departemen Ilmu Agama Islam Fakultas Ilmu Sosial UNP ini melibatkan Tim pengabdian Rani Kartika, M.Pd., Dr. Muhammad Hidayat, M.A., Inggria Kharisma, M.Pd., dan Wulan Rahmadia Novera, M.Pd., serta mahasiswa Ryri Mahesa Putri, S.Pd., Fira, dan Puja Agustin sebagai pendamping.

Dr. M. Yemmardotillah mengatakan perkembangan AI membawa perubahan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, AI dapat digunakan sebagai alat bantu bagi guru untuk meningkatkan kreativitas dan efektivitas pembelajaran.

“AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi untuk memberdayakan guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital,” ujarnya.

 

Dalam workshop, para guru mendapatkan praktik menggunakan ChatGPT, Gemini, dan Canva AI. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk membantu menyusun modul ajar, LKPD, media pembelajaran, soal HOTS, analisis butir soal, serta bahan presentasi pembelajaran.

Ketua MGMP PAI SMP Kabupaten Lima Puluh Kota, Gusnida, S.Ag., mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Kami berharap seluruh guru memanfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar pembelajaran Pendidikan Agama Islam semakin menarik dan bermakna,” katanya.

Pengawas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Lima Puluh Kota juga mendorong guru untuk terus meningkatkan kompetensi seiring perubahan kurikulum dan perkembangan teknologi. Peserta kemudian mengikuti praktik langsung dan berdiskusi mengenai penerapan AI dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

Melalui kegiatan ini, UNP mendorong guru PAI agar semakin adaptif terhadap teknologi, sekaligus tetap memperhatikan profesionalisme, etika, dan karakter dalam proses pembelajaran.

SDGs: Kegiatan ini mendukung SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi guru, serta SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi UNP, MGMP, dan sekolah. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)