humas@unp.ac.id

SALAREH AIA, AGAM — Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui program pengabdian kepada masyarakat pendanaan nasional BIMA Kemdiktisaintek menghadirkan SMART-KIDS (Smart Media for Recovery and Technology-Based Kids Learning Support) di Komunitas Belajar Gugus IVa TK-PAUD Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 12–13 Juni 2026 ini mengusung pendampingan inovatif pengembangan media digital adaptif sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan pembelajaran anak usia dini pascabanjir bandang di Salareh Aia, Agam.
Program SMART-KIDS dipimpin oleh Dr. Vivi Anggraini, M.Pd., bersama tim Prof. Dr. Dadan Suryana, M.Pd., Dr. Widya Parikeslan, S.Si., M.Si., dan Tia Novela, M.Pd., serta melibatkan mahasiswa Insanillahia Audia Fajar, S.Pd. (S2 PGPAUD), Dinda Aulia (S1 PGPAUD), Renal Marfireno (KTP), dan Maulian Fadli (S1 PGSD). Pendampingan diarahkan untuk memperkuat kemampuan pendidik dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang interaktif, kreatif, aman, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, sehingga teknologi tidak menggantikan peran guru, tetapi menjadi sarana pendukung proses bermain dan belajar.

Kehadiran SMART-KIDS menjadi bentuk nyata kontribusi PGPAUD UNP melalui pengabdian nasional BIMA Kemdiktisaintek dalam menjawab kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Melalui penguatan kapasitas guru dan komunitas belajar, program ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat berlanjut menjadi praktik pembelajaran digital yang adaptif dan berkelanjutan di Salareh Aia, sekaligus menjadi praktik baik yang dapat dikembangkan pada satuan PAUD di wilayah terdampak bencana lainnya.
Program SMART-KIDS turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4: Quality Education, melalui penguatan kapasitas pendidik dan pemanfaatan teknologi digital untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berkualitas bagi anak usia dini, khususnya di wilayah yang terdampak bencana. (FIP UNP)
