humas@unp.ac.id

Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) menerima kunjungan delegasi Universiti Utara Malaysia (UUM) dalam kegiatan International Collaboration Visit and Sharing Session bertema Internationalization in Higher Education: Strengthening Global Partnerships for Sustainable Academic Excellence, Jumat (21/8/2026)di Ruang Sidang Rektor.
Kunjungan ini menghadirkan Deputy Vice-Chancellor (Academic and International) UUM, Prof. Dr. Mohd. Azizuddin Mohd. Sani, bersama delegasi UUM sekaligus sebagai narasumber berbagi pengalaman dan juga membahas peluang penguatan kerja sama akademik antara UNP dan UUM.
Kunjungan diharapkan untuk memperkuat kolaborasi akademik, pertukaran keilmuan, jejaring kelembagaan, serta pengembangan kerja sama di bidang program akademik, riset, mobilitas mahasiswa dan staf, serta pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional Universitas Negeri Padang adalah Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si., yang mewakili Rektor UNP dalam sambutannya memperkenalkan UNP kepada delegasi UUM, mulai dari profil kampus, program studi, hingga mahasiswa.
Ia juga menjelaskan posisi UNP sebagai salah satu perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH) di Indonesia. Deski mengatakan, kunjungan UUM menjadi kesempatan penting bagi UNP untuk belajar dari pengalaman UUM yang telah memiliki rekam jejak dalam pengembangan pendidikan tinggi dan jejaring internasional.

“Kami berharap UUM yang memiliki banyak pengalaman dapat saling berbagi dengan UNP. Pengalaman dari Prof. dapat menjadi masukan bagi kami untuk menjadikan UNP lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Mohd. Azizuddin Mohd. Sani menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk kembali hadir di UNP. Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk bertemu dengan mitra dan membicarakan lebih banyak peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan kedua perguruan tinggi.

“Saya sangat gembira dapat hadir di sini untuk bertemu dan mencoba melihat potensi yang besar untuk bersama dengan UNP,” katanya.
Menurut Azizuddin, hubungan kerja sama antara UUM dan UNP memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas. Ia menyebut sejumlah program yang sebelumnya telah direncanakan bersama sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Karena itu, kunjungan kali ini diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali dan memperluas berbagai bentuk kerja sama.
“Kami selalu ingin mencapai rekan-rekan kami untuk memastikan kemajuan kami berlanjut dan mencoba sebaik mungkin menghasilkan lebih banyak aktivitas, sehingga mahasiswa bisa mendapatkan pendidikan terbaik dari kedua sisi,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Azizuddin juga menyampaikan gambaran mengenai UUM dan perkembangan institusinya. Ia menjelaskan bahwa UUM memiliki sejumlah sekolah yang menjadi bagian dari pengembangan pendidikan tinggi di universitas tersebut.
Melalui penguatan kemitraan internasional ini, UNP terus membuka ruang kolaborasi global untuk meningkatkan kualitas pendidikan, riset, mobilitas akademik, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Bermutu) melalui penguatan akses terhadap pengalaman dan jejaring pendidikan berkualitas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pengembangan kemitraan strategis antarperguruan tinggi lintas negara. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)





