humas@unp.ac.id

Padang – Departemen Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Seminar Kewirausahaan 2026 bertema “From Creativity to Opportunity” di Auditorium FBS UNP, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mendorong mahasiswa mengembangkan keterampilan seni dan desain menjadi ide usaha yang memiliki nilai ekonomi.
Berdasarkan keterang tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Senin (2/11/2026) seminar yang diikuti mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Pendidikan Seni Rupa ini menghadirkan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNP, Arif Maulana, S.E., M.M., sebagai narasumber. Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FBS UNP, Dr. Havid Ardi, S.Pd., M.Hum.

Seminar diketuai oleh dosen Departemen Seni Rupa, Aditya Hanum Widarsa, S.Ds., M.Sn. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman tentang pengembangan ide usaha, perencanaan bisnis, serta penyusunan proposal kewirausahaan.
Arif Maulana juga memiliki pengalaman sebagai juri dalam berbagai kompetisi kewirausahaan di tingkat universitas dan kementerian. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai aspek-aspek yang perlu diperhatikan agar ide usaha dapat dikembangkan dan memiliki peluang memperoleh pendanaan.

Melalui seminar ini, mahasiswa didorong untuk memanfaatkan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan, seperti desain grafis, ilustrasi, fotografi, dan pengembangan produk seni, sebagai modal membangun usaha. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan peluang pendanaan kewirausahaan melalui program universitas maupun kementerian.
Setelah mengikuti seminar, mahasiswa diharapkan dapat menyusun proposal berdasarkan ide kreatif masing-masing sehingga gagasan yang dimiliki tidak berhenti sebagai karya perkuliahan, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan keterampilan dan pengetahuan kewirausahaan mahasiswa, serta SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui dorongan untuk mengembangkan usaha kreatif dan membuka peluang ekonomi baru.
