humas@unp.ac.id

Padang – Sebanyak 350 guru dari 104 SMP negeri dan swasta di Kota Padang mengikuti Bimbingan Teknis Konten Digital untuk Pendidikan yang menghadirkan dosen Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Nofrion, M.Pd., sebagai narasumber. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang ini berlangsung dalam dua angkatan pada 26–29 Oktober 2026 di Gedung Youth Center Padang.
Dalam kegiatan tersebut, Nofrion yang juga menjabat Kepala Subdirektorat Inovasi Pembelajaran, PJJ, dan RPL Direktorat Akademik UNP menyampaikan materi tentang Digitalisasi Pembelajaran dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang Humanis.

Ia menjelaskan bahwa guru perlu memiliki kemampuan memproduksi konten digital sekaligus mengelolanya dalam proses pembelajaran. Konten digital yang baik tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga mampu mendorong minat dan keterlibatan aktif siswa dalam belajar.
Menurut Nofrion, pengembangan kompetensi guru menjadi salah satu faktor penting dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh. Ia juga mengingatkan bahwa transformasi digital dalam pendidikan harus tetap memperhatikan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.
Terkait pembelajaran jarak jauh, Nofrion menyampaikan bahwa guru perlu dipersiapkan untuk melaksanakan PJJ, baik secara sinkron maupun asinkron. Kemampuan tersebut penting, terutama untuk mengantisipasi kondisi yang menyebabkan pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan, termasuk bencana dan keadaan darurat lainnya.

Ia menekankan bahwa PJJ harus dirancang secara humanis, dengan kegiatan belajar yang menarik dan menantang bagi siswa, menyenangkan bagi guru, serta tidak membebani orang tua.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, dalam pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru dalam memproduksi dan mengelola konten digital sejalan dengan Program Padang Juara dan Smart City Kota Padang.
Nofrion sendiri pernah meraih penghargaan sebagai dosen dengan konten e-learning terbaik pada 2024 dan menerima Anugerah BASIGI (Platform Pembelajaran Digital) tahun 2026.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
