Digelar UNP, 13 Perguruan Tinggi Ikuti Lomba Praktik Pembelajaran Transformatif Tingkat Nasional 2026

Padang – Sebanyak 28 dosen dari 13 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia mengikuti Lomba Praktik Pembelajaran Transformatif Tingkat Nasional 2026 yang digelar Universitas Negeri Padang (UNP) dalam rangka Dies Natalis ke-72. Kegiatan berlangsung pada 10–22 Oktober 2026 dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Senin (11/2/2026) lomba ini menjadi salah satu upaya UNP mendorong penerapan pembelajaran transformatif di perguruan tinggi sekaligus mendukung sosialisasi program Pembelajaran Reflektif-Transformatif yang dikembangkan Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT), Ditjen Saintek, Kemdiktisaintek RI.

Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., mengapresiasi perguruan tinggi yang telah mengirimkan dosen terbaiknya untuk mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran transformatif relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital karena mendorong mahasiswa mengembangkan cara berpikir kritis, memahami persoalan, membangun nilai, serta mengambil keputusan berdasarkan pengalaman dan proses refleksi.

“Dosen harus merefleksi kompetensinya dan melakukan perbaikan diri secara berkelanjutan (transformasi),” ujar Rektor saat meninjau babak final yang dilaksanakan secara hybrid dari UNP SUPER Lab.

PIC Lomba Praktik Pembelajaran Transformatif, Dr. Nofrion, M.Pd., yang juga Kepala Subdirektorat Inovasi Pembelajaran, PJJ, dan RPL Direktorat Akademik UNP, menjelaskan bahwa penilaian lomba mengacu pada tahapan pembelajaran transformatif. Tahapan tersebut meliputi pemberian kasus atau masalah yang menggugah, refleksi kritis mahasiswa, dialog dan pendalaman pemahaman, tindakan atau aksi, serta refleksi lanjutan.

Penilaian dilakukan oleh lima dewan juri, yakni Prof. Yenni Rozimela, M.Ed., Ph.D., Prof. Dr. Ulfia Rahmi, M.Pd., Aditya Nugroho Widiadi, Ph.D., Dr. M. Adri, M.T., dan Dr. Nofrion, M.Pd.

 

Berdasarkan penilaian video pembelajaran dan dokumen pada babak penyisihan, terpilih lima finalis, yaitu Dr. Nurti Budiyanti, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Amalia Husna, M.Pd. dan Dr. Exsaris Januar, M.Pd. dari UNP, Dr. Suharti, M.Pd. dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), serta Dr. Syarifatul Fitri Hidayah, M.Pd. dari STAI Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah.

Pada babak final, para peserta menampilkan praktik pembelajaran transformatif bersama mahasiswa. Penampilan tersebut disaksikan langsung oleh dewan juri, baik secara luring di UNP maupun melalui siaran langsung dari kampus masing-masing finalis.

Pemenang lomba akan memperoleh hadiah uang tunai dan piagam penghargaan untuk juara I, II, dan III. Sementara itu, seluruh finalis dan peserta mendapatkan sertifikat.

Melalui kegiatan ini, UNP berharap kompetensi dan profesionalitas dosen dalam mengembangkan metode pembelajaran semakin meningkat. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pembelajaran dan pendidikan tinggi yang bermutu.