humas@unp.ac.id

Padang — Sebanyak 28 guru SD Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP) mengikuti pelatihan pembelajaran deep learning berbasis STEAM untuk meningkatkan kompetensi guru dan memperkuat manajemen pembelajaran menuju Sekolah Unggul STEAM.
Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan tim dosen UNP tersebut berlangsung dalam tiga pertemuan, yakni 15, 22, dan 29 Agustus 2026.
Berdasarkan keterang tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Rabu (19/8/2026), Ketua tim pengabdian, Dr. Melva Zainil, M.Pd., mengatakan pelatihan ini dirancang agar guru tidak hanya memahami konsep deep learning dan STEAM, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.

“Guru perlu memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengeksplorasi, bertanya, mencoba, berdiskusi, berkolaborasi, serta menghasilkan gagasan dan karya berdasarkan pengalaman belajar,” ujar Melva.
Dalam pelatihan tersebut, guru mendapatkan materi tentang konsep dan prinsip pembelajaran deep learning, penerapan STEAM di sekolah dasar, penyusunan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai bidang ilmu, serta strategi pengelolaan pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif.
Pendekatan STEAM menggabungkan Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif, memecahkan masalah, bekerja sama, serta menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
Pelatihan juga menghadirkan ahli STEAM dari Universitas Samudra, Dr. Ary Kiswanto Kenedi, M.Pd. Selain itu, seluruh dosen dalam tim pengabdian turut menjadi pemateri.
Kepala SD Pembangunan Laboratorium UNP, Yasmadewi, S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru penting untuk menghadapi perubahan kebutuhan pendidikan dan perkembangan peserta didik.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada guru untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang inovatif, aktif, kreatif, dan bermakna,” kata Yasmadewi.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan penerapan pembelajaran berbasis STEAM di kelas. Kolaborasi antara UNP dan SD Pembangunan Laboratorium UNP juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembelajaran dan mendukung terwujudnya Sekolah Unggul STEAM.
Kegiatan ini turut melibatkan dosen Nurhafizah, Ph.D.; Dr. Siti Ainim Liusti, S.Pd., M.Hum.; Dr. Ika Parma Dewi, M.Pd.T.; dan Dea Stivani Suherman, S.Pd., M.Pd., serta mahasiswa Nurul Husna Zakiyah dan Azizah Gusdelia.
Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu), melalui peningkatan kompetensi guru dan penguatan pembelajaran inovatif berbasis STEAM di sekolah dasar.
