UNP Teken MoU dengan KITLV Belanda, Perkuat Kerja Sama Penelitian Internasional

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV) Belanda untuk memperkuat kerja sama penelitian dan pengembangan akademik internasional. Penandatanganan berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP, Kampus Air Tawar, Padang, Senin (19/10/2026).

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis, Senin (2/11/2026) Penandatanganan MoU tersebut difasilitasi oleh Departemen Sejarah FIS UNP dan dirangkaikan dengan kuliah umum internasional bertema “Multi-species Indicators and Landscape-based Climate Adaptation” yang disampaikan Direktur KITLV, Prof. Dr. Diana Suhardiman.

Dekan FIS UNP, Afriva Khaidir, S.H., M.Hum., MAPA, Ph.D., menjelaskan bahwa hubungan UNP dan KITLV telah terjalin melalui keterlibatan dalam penelitian tentang Revolusi Indonesia. Kerja sama ini diharapkan berkembang ke bidang penelitian dan pertukaran akademik.

Menurut Afriva, KITLV memiliki kapasitas kuat dalam kajian Indonesia. Melalui kerja sama ini, dosen dan peneliti UNP diharapkan mendapat kesempatan memperluas akses terhadap sumber ilmiah, jejaring penelitian internasional, serta program visiting scholar.

Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., yang membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan pentingnya mahasiswa sejarah mengembangkan keterampilan di luar kemampuan akademik. Salah satunya adalah storytelling atau kemampuan bercerita untuk menyampaikan pengetahuan sejarah secara menarik.

Keterampilan tersebut, menurutnya, dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkiprah di berbagai bidang, seperti pariwisata, kepemanduan wisata, animasi, dan penulisan fiksi sejarah.

Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Prof. Diana Suhardiman yang membahas hubungan manusia, lingkungan, dan berbagai spesies dalam memahami serta merancang strategi adaptasi perubahan iklim. Materi ini memberikan perspektif lintas disiplin bagi mahasiswa dan dosen dalam memahami tantangan lingkungan.

Selain itu, perwakilan KITLV, Prof. Diana Suhardiman dan Ireen Hoogenboom selaku Koordinator Program Riset Gabungan untuk Indonesia, berdiskusi dengan dosen FIS UNP. Diskusi yang berlangsung di Ruang Sidang FIS tersebut dipandu oleh Dr. Ari Yulfa, S.T., M.Sc., dan membahas peluang kolaborasi penelitian antara kedua institusi.

Kerja sama UNP dan KITLV ini mendukung pencapaian SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kegiatan akademik, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui kajian adaptasi lingkungan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi penelitian internasional. Kegiatan ini juga sejalan dengan arah Kampus Berdampak melalui pengembangan pengetahuan dan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.